Gantanews.co – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2025 yang berlangsung dengan penuh kesiapan. Apel ini diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk TNI-Polri, Denpom, Satpol PP, Dishub, Damkar, BPBD, Basarnas, Dinkes, serta pejabat tinggi Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Dalam apel tersebut, Wali Kota Eva Dwiana membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2025 bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mengamankan arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 H. Sinergi antara berbagai pihak diharapkan mampu menciptakan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.
Potensi Pemudik Meningkat, Kebijakan Khusus Diterapkan
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 diprediksi mencapai 52% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 146,48 juta orang. Jumlah ini berpotensi meningkat, sebagaimana terjadi pada tahun sebelumnya ketika realisasi jumlah pemudik melampaui angka survei.
Untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan, seperti diskon tarif tiket dan tol, kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta perpanjangan masa libur sekolah. Langkah ini diharapkan dapat mengurai kepadatan saat arus mudik dan balik.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 5-7 April 2025. Menyikapi hal ini, Polri bersama TNI dan pemangku kepentingan lainnya menggelar Operasi Terpusat “Ketupat 2025” dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman.”
Strategi Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Sebagai bagian dari upaya kelancaran mudik, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur pembatasan operasional angkutan barang, rekayasa lalu lintas, serta pengaturan penyeberangan laut. Selain itu, proyek konstruksi di beberapa titik akan dihentikan sementara untuk mengurangi kemacetan.
Strategi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan meliputi sistem ganjil-genap, contra flow, dan one-way system yang disesuaikan berdasarkan pantauan CCTV, traffic counting, serta laporan petugas di lapangan secara real-time.
Di penghujung acara, Wali Kota Eva Dwiana mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel pengamanan dari unsur TNI-Polri dan stakeholder terkait atas dedikasi mereka dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2025. Ia juga menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa serta merayakan Idul Fitri 1446 H.
Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Bandar Lampung memberikan hadiah berupa sepeda dan paket umrah kepada beberapa personel yang hadir dalam apel tersebut. (novis)