Tri Mukti Jaya Bergerak: Infrastruktur Dibangun, Ketahanan Pangan Dikuatkan, Kriminalitas Menurun
Gantanews.co — Kepala Kampung Tri Mukti Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Nuri Indra Priwahyu, memaparkan capaian pembangunan sejak dirinya dilantik pada November 2023. Memasuki tahun 2024, berbagai program mulai dijalankan secara maksimal, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.
Dalam wawancara yang disampaikan, Nuri Indra menjelaskan bahwa realisasi anggaran dana desa telah difokuskan pada sektor prioritas, seperti pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, serta program pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan-kegiatan yang bersumber dari dana desa sudah kami realisasikan secara maksimal, baik itu infrastruktur, pemberdayaan, maupun ketahanan pangan,” ujarnya.
BUMDes Mulai Bergerak, Kampung Melon Jadi Identitas Baru
Memasuki tahun 2025, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kampung Tri Mukti Jaya mulai berjalan. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung program ketahanan pangan yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Kampung Tri Mukti Jaya kini mengusung konsep kampung tematik dengan identitas sebagai kampung melon. Program ini diwujudkan melalui kegiatan penanaman buah melon serta budidaya ikan lele.
Langkah ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Pembangunan Merata, Dilakukan Bertahap
Selain sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur juga terus digenjot. Pemerintah kampung memastikan bahwa pembangunan dilakukan secara merata di setiap wilayah Rukun Kampung (RK), meski masih dilakukan secara bertahap.
“Memang belum semua bisa diselesaikan sekaligus, tapi insyaallah akan terus kami lanjutkan sesuai visi dan misi untuk menjadikan kampung ini lebih maju dan berkembang,” kata Nuri.
Ronda Malam Aktif, Kriminalitas Menurun
Di bidang keamanan, pemerintah kampung menggalakkan kembali kegiatan ronda malam atau jaga malam sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat. Program ini juga selaras dengan inisiatif Kapolsek Banjar Agung, AKP Irwansyah, yang mendorong pelaksanaan ronda di tiga kecamatan, yakni Banjar Agung, Banjar Margo, dan Banjar Baru.
Hasilnya mulai terlihat. Tingkat kriminalitas di wilayah Kampung Tri Mukti Jaya mengalami penurunan signifikan, terutama kasus pencurian kendaraan bermotor.
“Alhamdulillah, sudah hampir satu tahun berjalan, dan sekarang kasus pencurian jauh berkurang. Bahkan beberapa bulan terakhir tidak ada laporan kehilangan kendaraan,” jelasnya.
Bangun Kesadaran Warga, Kampung Jadi Tanggung Jawab Bersama
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Nuri Indra juga menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk memiliki rasa peduli dan cinta terhadap kampungnya sendiri.
Menurutnya, keamanan dan kenyamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh warga masyarakat.
“Kami ingin masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap kampungnya, sehingga bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan,” ungkapnya.
Komitmen Lanjutkan Pembangunan
Ke depan, Pemerintah Kampung Tri Mukti Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor. Evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan agar program-program yang dijalankan semakin optimal dan berdampak luas bagi masyarakat.
“Insyaallah ke depan akan terus kami tingkatkan dan maksimalkan pembangunan yang ada,” tutup Nuri Indra. (tim/adv)



