Terungkap, Fenomena “Anak Punya Anak” Jadi Faktor Pendorong Kenaikan Stunting

waktu baca 4 menit
Hindari Perkawinan Dini

GANTANEWS.CO, Waykanan – BKKBN Provinsi Lampung bersama Anggota Komisi IX DPR RI mengadakan acara Promosi &KIT  percepatan penurunan stunting kepada masyarakat di Aula Kecamatan Way Tuba, Kamis (25/8).

Acara dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi Ibu Itte Tri Widjayawati Sumaryanto, Kepala BKKBN Provinsi Lampung , Kadis BKKBN Kabupaten Way Kanan , Tenaga Ahli Anggota Komisi IX DPR RI, Camat Way Tuba, GRANAT Way Kanan, Kepala kampung Se Kecamatan 

Camat Way Tuba Irwansyah S.Sos. MH.dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih dengan adanya rombongan Percepatan Penurunan Stunding di Kecamatan Way Tuba.

Selain itu juga Camat Irwan mengatakan bahwa tahun ini diwajibkan setiap kampung untuk menganggarkan kegiatan Stunting yang bekerja sama dengan Posyandu di daerah masing-masing.

Perwakilikan BKKBN Provinsi Lampung Ir Arisma. S.Kom.menjelaskan perlunya adanya gerakan penurunan stunting kepada masyrakat khussusnya di Provonsi Lampung .

“Kita harus peduli kepada Stunting ke anak-anak kita saat ini , karena mereka inilah calon pemimpin yang akan mendatang . Mari kita pantau anak-anak di posyandu secara rutin sehingga kita tau cara untuk membantu pengawasan dan pengobatan,” Imbuhnya.

“Mari kita ramaikan posyandu , karena di posyandu dapat menjadi tempat sarana bagi kita untuk berbagi pengalaman dan berbagi trik-trik mengatasi masalah yang ada,” Pungkas Arisman.

Anggota DPR RI Komisi Ibu Itte Tri Widjayawati Sumaryanto melalui Tenaga Ahli nya Markos menyampaikan pesan DPR Komisi IX bahwa kegiatan ini dilakukan di  20 lokasi se Lampung dan bersama  BKKBN Provinsi Lamoung sasarannya  Stunting dapat turun 16 % secara Nasional.

Itet Tri Widjayawati Sumarno juga meminta  agar  seluruh masyarakat Lampung dapat  menpromosikan gerakan  percepatan penurunan stunting di masyarakat khususnya masyarakat Provinsi Lampung.

Acara di lanjutkan dengan pemberian materi promosi dan KIE percepatan penurunan stunting kepada masyarakat di Kecamatan Way Tuba .

Materi di sampaikan oleh Kadis P3AP2KB Way Kanan Indra Kesuma dalam paparannya menyampaikan kebijakan Pemerintah Daerah Way Kanan tentang penurunan stunting,  sudah terlihat dengan terlibatnya Bupati dan Wakil Bupati mengkempanyekan penurunan stunting di masyrakat. 

Dan Pemda telah membuat Tim percepatan penurunan stunting kepada masyakat dari Tim Kabupaten, Tim Kecamatan dan Tim Kampung . 

“Saat ini ada 9 Kecamatan dan 30 Kampung menjadi kampung status Stunting, dan 1.113. Orang masuk Tim pendamping keluarga , tugasnya mengawasi calon pengantin baru, Ibu Hamil ,Ibu Melahirkan sampai anak balita.” Ujar Indra Kesuma.

Dr .(chan) Dr Yenni Puspita Ketua IDI Provinsi Lampung menerangkan Stunting merupakan penyakit Gagal tumbuh karena kekurangan gizi pada balita sejak 1000 hari pertama kehidupan dimulai dengan bertemua sel telur sama sperma sampai balita umur 2 tahun.
 
Lebih lanjutkan dijelaskan bahwa anak stunting ciri-ciri meliputi dengan pendeknya tinggi badannya sehingga banyak penyakit yang di derita anak stunting sehingga lemah menerima mata pelajaran yang diberikan sekolah.

Stunting di picu oleh perkawinan di usia muda istilah nya anak punya anak , seorang remaja merupakan masa peralihan 

Dr .(chan) Dr Yenni Puspita Ketua IDI Provinsi Lampung berpesan jagalah pergaulan di lingkungan , hindari perbuatan sex bebas sangat berbahaya bagi remaja. Agar cita-cita yang diharapkan dapat di raih dengan sempurna jangan hilang cita-cita karena kawin muda.

“Nikah lah setelah umur 20 -35 Tahun, raih semua mimpi indah dan cita-cita setinggi langit  .” tandasnya.

Sementara itu perwakilan dari GRANAT Way Kanan minta agar orang tua dan anak sekolah untuk menghindari narkoba , Karena Narkoba sangat berbahaya banyak zat-zat yang terkandung didalamnya dapat membuat badan tidak sadar ataupun tidak ingat diri .

“Perkawinan diusia dini banyak diakibatkan oleh penggunaan narkotika dikalangan remaja dan anak sekolah , maka kita hindari narkotika dari hidup keluarga kita , orang tua dan teman sekitar bisa membantu kawan nya yang pemakai narkoba.” Tegas Yoni Aliestiadi.

Seruan GRANAT Way Kanan ini langsung mendapatkan applaus dari peserta acara percepatan penurunan stunting kepada masyarkat di Wilayah Khusu Provinsi Lampung yang diadakan oleh BKKBN dan Komisi IX DPR RI. (ganta)

Follow me in social media:
iklan