Tegas! Bupati Sulpakar Bilang Begini di Puskesmas Rawat Inap Margojadi

waktu baca 2 menit
Tegas! Bupati Sulpakar Bilang Begini di Puskesmas Rawat Inap Margojadi, Di sana Sulpakar menyempatkan berfoto bersama

GANTANEWS.CO, Mesuji – Kunjungi Puskesmas Rawat Inap Margojadi di Kecamatan Mesuji Timur, Rabu (27/07/22), Bupati Sulpakar tampak bersemangat. Diperjalanan, ia disambut semarak umbul-umbul berwarna-warni. Sampai di halaman puskesmas ia pun disambut hangat oleh Kepala Puskesmas, para dokter, bidan dan perawat.


Dan seperti biasa, Sulpakar masih tampak bugar. Padahal, jalan menuju Puskesmas itu lumayan ‘menantang’, banyak lubang. Tak heran mobil yang dinaiki bupati terus bergoyang.

Dan, seperti biasa, Sulpakar pun ‘nyidak’. Periksa-periksa dan lihat-lihat ruangan. Ia tengok alur pelayanan, lalu masuk ke ruangan kecil banyak meja yang ditata memanjang.

Di ruangan itulah, Sulpakar didaulat menjadi pembicara utama. Di sampingnya duduk Asisten I Bidang Pemerintahan, Indra Kesuma Wijaya.

Ia pun memulai dengan pujian dengan mengatakan bahwa secara umum pelayanan puskesmas sudah cukup baik.

Selanjutnya, Sulpakar mulai terang-terangan menyampaikan apa yang ia harapkan. Ia memandang serius ke arah Kapus, dokter, bidan dan perawat.

Ia mengatakan ada hal-hal yang harus menjadi perhatian yaitu pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat, terutama oleh para dokter, bidan, perawat serta pegawai.

“Pelayanan wajib unggul. Dokter, walaupun sudah lulus kedokterannya, perawat walaupun sudah lulus keperawatannya tapi harus tetap belajar, tetap mengikuti beberapa diklat-diklat, seminar-seminar, karena dokter, perawat tanpa ikuti seminar tidak akan berkembang. Ini rumus dalam kesehatan,” kata Sulpakar.

Setelah bicara pentingnya meningkatkan kompetensi, Sulpakar lanjut bicara soal kedisiplinan.

“Sehebat apa pun kita, setinggi apa pun ilmu yang kita miliki, sebaik apa fasilitas layanan yang kita sediakan, kalau kita tidak disiplin, tidak akan berhasil,” tegasnya.

Ia meminta para dokter, Kapus, perawat dan para pegawai memahami dua hal itu. Ia juga mengingatkan seluruh penghuni puskesmas menjadi contoh dalam hal menjaga kebersihan

“Semua itu harga mati. Bagaimana mungkin orang bisa sembuh jika lingkungan di sini tidak sehat,” tegasnya.

Puncaknya, Sulpakar bilang begini, “Jadi tolong Pak Kapus tingkatkan kebersihan ruang rawatnya, apoteknya, ruang pelayanan, meja kursinya baguskan, toilet dibersihkan setiap hari. Jangan sampai kebersihan tidak menjadi prioritas.”

Diketahui, ada tiga orang dokter umum yang bertugas Puskesmas Rawat Inap Margojadi, dibantu sejumlah bidan dan perawat. Puskesmas ini memiliki ruang rawat inap dengan kapasitas tempat tidur 10 orang.

(Mintarso)

Follow me in social media: