Sinergi Dengan Pemprov Lampung, SMSI Edukasi Masyarakat Lewat Diskusi Publik, Ini Jadwalnya

waktu baca 2 menit
Ketua Pelaksana diskusi publik SMSI Lampung, Deni Kurniawan

GANTANEWS.CO, BANDAR LAMPUNG — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, akan mengadakan diskusi publik dengan tema ‘Ekonomi Lampung tahun 2022 Dibawa Kemana’. Rencananya, diskusi akan dilaksanakan di Sekretariat SMSI Lampung di Jalan Gatot Subroto, nomor 15, Kedamaian, Bandar Lampung Rabu (19/01/2022).

Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan mengatakan, alasan digelar diskusi publik ini untuk memberikan ruang pada pemerintah, akademisi, pengusaha dan masyarakat untuk memberikan gagasan pada Pemprov Lampung.

“Sebagai pelaksana pemerintahan di Lampung agar berjalan optimal, serta memberikan saran masukan untuk kemajuan Lampung,” kata Donny, Senin (17/01).

Pemilik media online saibumi.com ini mengatakan, direncanakan dalam diskusi ini akan dihadiri Gubernur Lampung, Arinal Djunaedi, Wakil Gubernur, Chusnunia Chalim, perwakilan Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, APINDO, akademisi dan sebagainya.

“Sebagian sudah konfirmasi bakal hadir,” ucapnya.

Mantan Anggota DPRD Lampung inipun mengajak pemilik media online yang sudah berbadan hukum untuk bergabung di SMSI. Saat ini anggota SMSI Lampung yang sudah terdata ada 178 media online, SMSI juga sudah menjadi konstituen Dewan Pers.

Donny juga mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemprov Lampung, untuk memberikan edukasi yang baik pada masyarakat, dengan menjembatani informasi antara pemerintah selaku pemangku kebijakan dan masyarakat.

“Kami juga ingin mengadakan diskusi publik antara Pemprov Lampung dan para narasumber yang berkompeten. Mungkin dua bulan atau tiga bulan sekali,” ucapnya.

Ketua pelaksana diskusi publik SMSI, Deni Kurniawan mengatakan, dalam waktu dekat SMSI Lampung akan mengadakan diskusi publik pada 19 Januari 2021 mendatang dengan tema ‘Mau Dibawa Ekonomi Lampung?’.

Diskusi ini akan menghadirkan banyak narasumber yang paham akan masalah ekonomi, baik dari unsur pemerintah, pengusaha, swasta, akademisi dan lainnya.

“Kami ingin mengedukasi masyarakat lewat diskusi publik,” imbuhnya. (Rls)

Follow me in social media: