Sambut Kunjungan Ketua Mahkamah Agung RI, Gubernur Mirza Apresiasi Dukungan MA terhadap Pembangunan dan Penguatan SDM

waktu baca 2 menit

Gantanews.co – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menerima kunjungan dan silaturahmi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, di Mahan Agung, Bandar Lampung, Rabu malam (28/1/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Mahkamah Agung beserta jajaran. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

“Terima kasih atas perkenan Bapak Ketua Mahkamah Agung mengunjungi Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus mengembangkan berbagai potensi daerah, salah satunya melalui pembangunan kawasan Kota Baru yang kini diarahkan menjadi pusat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

​”Daerah itu akan menjadi daerah yang berbasis pendidikan, sesuai dengan tujuan Bapak Presiden, bagaimana di setiap daerah fokus ke pembangunan kualitas SDM. Alhamdulillah, kami akan membangun beberapa kampus di sana tahun ini, juga infrastruktur,” jelas Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi Pengadilan Tinggi serta Pengadilan Agama di Lampung yang selama ini berjalan dengan baik bersama Pemerintah Provinsi Lampung.

Sementara itu, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Sunarto menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Gubernur Lampung dan jajaran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik,” ujarnya.

Lebih dari itu, Ketua Mahkamah Agung menegaskan bahwa pada hakikatnya seluruh lembaga negara, baik di tingkat pusat maupun daerah, memiliki tujuan yang sama sebagaimana tertuang dalam alinea kedua Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

“Semuanya bertujuan untuk mewujudkan tujuan bernegara, yaitu melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia,” ungkapnya.

Menurutnya, perbedaan antar lembaga hanya terletak pada cara dan sudut pandang dalam mewujudkan tujuan tersebut. “Tujuan kita sama, hanya cara dan peran kita yang berbeda,” tambahnya. (rls/adm)