Preman Tak Terima Ditagih Bayar Usai Makan, Todong Pisau dan Ancam Bunuh di Warung Lesehan Bandar Lampung!

waktu baca 2 menit

Gantanews.co – Dua pria di Bandar Lampung nekat mengamuk dan menodongkan pisau di sebuah warung lesehan Jalan Pangeran Antasari, Rabu (17/4) dini hari. Tak hanya pemilik warung, dua pengunjung juga menjadi korban ancaman brutal para pelaku.

Peristiwa ini bermula saat kedua pelaku, JK (35) dan MA (23), selesai menyantap hidangan di warung lesehan tersebut. Ketika ditagih pembayaran, bukannya membayar, JK dan MA malah marah dan mengeluarkan pisau.

Aksi nekat JK tidak berhenti di situ. Ia menodongkan pisaunya ke perut penjaga warung, OK (24), dan mengancam akan membunuhnya. Tak hanya OK, dua pengunjung lain yang sedang memesan makanan juga tak luput dari ancaman. MA ikut mengacungkan pisau ke arah leher mereka, sambil memanas-manasi JK untuk menusuk para korban.

Kejadian ini membuat resah para pengunjung dan pemilik warung. Tak tinggal diam, OK pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Karang Timur.

Mendapat laporan, polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap kedua pelaku. JK diringkus di area parkir Jalan Raden Intan, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, pada Rabu (8/5) siang. Sedangkan MA ditangkap di Jalan Pangeran Tirtayasa, Sukabumi, Bandar Lampung, pada hari yang sama.

Kepada polisi, JK dan MA mengaku sebagai preman. Mereka nekat melakukan aksi brutal tersebut karena kesal ditagih pembayaran makanan.

“Pelaku mengaku preman, dan saat ditagih, kedua pelaku malah marah dan mengancam akan membunuh sambil menodongkan pisau” ungkap Kompol Kurmen Rubiyanto, Kapolsek Tanjung Karang Timur.

Polisi berhasil menyita dua bilah pisau yang digunakan oleh JK dan MA.

Sebagai imbauan, Kompol Kurmen meminta masyarakat untuk tidak takut melaporkan aksi premanisme kepada pihak berwajib.

“Kami imbau masyarakat, jangan takut, segera laporkan,” tandas Kurmen. (int)

Follow me in social media:
iklan iklan