Pemkab Mesuji Lantik 27 Pejabat, Bupati Elfianah Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

waktu baca 2 menit

Gantanews.co – Pemerintah Kabupaten Mesuji kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 27 pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Rabu (5/8/2026).

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mesuji, Elfianah. Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Kepala Puskesmas, serta satu Kepala Desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) Desa Wira Jaya, Kecamatan Tanjung Raya, untuk sisa masa jabatan 2021–2029.

Prosesi pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Mesuji Nomor 800.1.3.3/2343/V.04/KPTS/MSJ/2026 tertanggal 5 Agustus 2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Aparatur Sipil Negara dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, serta Kepala Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Dalam sambutannya, Bupati Elfianah menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat roda pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mesuji, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini menerima amanah baru. Jadikan kepercayaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan terbaik, dan menghadirkan inovasi bagi kemajuan Kabupaten Mesuji,” ujar Elfianah.

Ia juga menekankan bahwa seluruh proses pelantikan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengisian jabatan, lanjutnya, dilakukan secara profesional tanpa adanya praktik jual beli jabatan.

“Tidak ada jual beli jabatan, tidak ada transaksi jabatan. Dasar penilaian adalah kompetensi, integritas, moralitas, loyalitas, rekam jejak, serta kinerja. Balasan yang saya harapkan bukanlah ucapan terima kasih, melainkan prestasi kerja, dedikasi, inovasi, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Elfianah mengingatkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum percepatan pembangunan Kabupaten Mesuji. Untuk itu, seluruh aparatur pemerintah dituntut mampu mengubah pola pikir dan budaya kerja menjadi lebih cepat, responsif, disiplin, profesional, serta berorientasi pada hasil.

Menurutnya, masyarakat kini menginginkan birokrasi yang sederhana dan pelayanan yang mudah diakses, cepat, ramah, transparan, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan.

“Saya meminta seluruh ASN terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Saya tidak akan mentolerir ASN yang malas bekerja, tidak disiplin, mempersulit pelayanan, ataupun melakukan tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat,” tegasnya kembali.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membuktikan bahwa Aparatur Sipil Negara Kabupaten Mesuji merupakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan benar-benar hadir untuk melayani masyarakat.

Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi perangkat daerah sekaligus mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik demi mendukung pembangunan Kabupaten Mesuji yang semakin maju. (mintarso)