Pemkab Mesuji Buka Seleksi Pemagangan ke Jepang, Dorong Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi

waktu baca 3 menit

Gantanews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji terus membuka peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas kesempatan kerja. Salah satunya melalui Program Pemagangan ke Jepang hasil kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dengan IM Japan.

Seleksi peserta program tersebut resmi dibuka oleh Bupati Mesuji Elfianah, didampingi Wakil Bupati Yugi Wicaksono, di Aula Taman Kehati, Desa Mekarjaya, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (31/8/2026).

Kegiatan itu diikuti peserta dari berbagai desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Mesuji.

Turut hadir Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji Andi Subratono, jajaran Kementerian Ketenagakerjaan RI, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Mesuji, serta perwakilan IM Japan.

Kesempatan Meningkatkan Kompetensi

Dalam sambutannya, Bupati Mesuji Elfianah menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan yang telah memberikan kesempatan kepada pemuda Mesuji untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi di tingkat internasional.

Menurut Elfianah, program pemagangan ke Jepang tidak semestinya hanya dilihat sebagai kesempatan untuk bekerja di luar negeri dan memperoleh penghasilan.

Lebih dari itu, program tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kemampuan, kedisiplinan, pengalaman, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

“Kesempatan ini jangan hanya dipandang sebagai kesempatan untuk berangkat ke luar negeri atau mendapatkan penghasilan. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Elfianah.

Ia menilai budaya kerja di Jepang yang mengedepankan disiplin, ketepatan waktu, tanggung jawab, dan etos kerja dapat menjadi pengalaman berharga bagi peserta.

Karena itu, Elfianah meminta seluruh peserta mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Persiapan tersebut mencakup menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan, mempelajari bahasa Jepang, serta membangun kepercayaan diri.

“Jangan hanya mencari pekerjaan, tetapi persiapkan diri untuk menjadi orang yang memiliki kompetensi dan mampu menciptakan kesempatan,” tegasnya.

Bawa Pengalaman untuk Kemajuan Mesuji

Elfianah mengatakan, manfaat Program Pemagangan ke Jepang tidak hanya dirasakan oleh peserta. Pengalaman dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keluarga dan daerah.

Ia pun berpesan kepada peserta yang nantinya dinyatakan lolos agar menjaga nama baik Kabupaten Mesuji dan Indonesia selama berada di Jepang.

Para peserta diminta menaati aturan, menjaga sikap, serta menghormati budaya dan masyarakat setempat.

“Jadilah generasi yang disiplin, pekerja keras, santun dan bertanggung jawab. Jika nantinya kembali ke tanah air, bawalah ilmu dan pengalaman tersebut untuk kemajuan keluarga, masyarakat dan Kabupaten Mesuji,” pesannya.

Jangan Takut Gagal

Bupati Mesuji juga mengingatkan peserta yang belum berhasil dalam seleksi agar tidak berkecil hati.

Menurutnya, kegagalan dalam satu proses seleksi bukanlah akhir dari perjuangan. Sebaliknya, proses tersebut dapat menjadi pengalaman untuk mengevaluasi dan memperbaiki kemampuan.

“Jadikan proses ini sebagai pengalaman untuk memperbaiki diri dan terus mencoba kesempatan berikutnya,” kata Elfianah.

Pemkab Mesuji berharap kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan dapat terus diperkuat.

Dengan demikian, semakin banyak generasi muda Mesuji yang memiliki kesempatan meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan, dan memperoleh pengalaman kerja di tingkat internasional.

Program Pemagangan ke Jepang diharapkan tidak hanya menjadi pintu bagi pemuda Mesuji untuk mengenal dunia kerja global, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan membawa manfaat ketika kembali ke tanah air. (mintarso)