Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar Mesuji: Sulpakar Diminta Ligat Urus Lahan

waktu baca 2 menit
Arinal meminta semua pihak terkait segera melakukan upaya percepatan untuk mewujudkan Balai Benih Ikan Air Tawar di Mesuji.

GANTANEWS.CO, Bandarlampung – Gubernur Arinal meminta Pemerintah Kabupaten Mesuji segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Way Serdang, Kepala Desa Bukoposo, BPN Provinsi Lampung dan BPKP Provinsi Lampung untuk menyelesaikan proses administrasi hibah lahan Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar (BBAT) Mesuji.

Arinal meminta semua pihak terkait segera melakukan upaya percepatan untuk mewujudkan Balai Benih Ikan Air Tawar di Mesuji.

“Saya butuh balai ini. Mesuji harus menjadi Kabupaten Perikanan,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memimpin Rapat Percepatan Pembangunan Balai Benih Ikan Air Tawar (BBAT) Mesuji, di Mahan Agung, Selasa (2/8).

Rapat dihadiri Bupati Mesuji, Sulpakar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Liza Derni.

Rencana pembangunan BBAT diinisiasi oleh Gubernur Arinal, berlokasi di Desa Bukoposo Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji. Dibangun di atas lahan seluas 47.669 m², guna pengembangan ikan endemik Lampung (Jilabat, Belida, Baung).

Lokasi pembangunan BBAT sangat strategis, karena hanya berjarak 5 Km dari pintu tol Way Serdang dan telah tersedia jalan produksi yang dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Terkait sumber daya air, berasal dari Embung Way Bukoposo.

Direktur Perbenihan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nono Hartanto menyambut baik rencana ini.

Ia meminta agar proses penyelesaian masalah hibah lahan oleh Pemerintah Daerah segera dirampungkan, mulai dari proses ganti rugi, sertifikasi sampai kepada lahan tersebut masuk sebagai Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Mesuji untuk kemudian dihibahkan kepada KKP.

Ia berharap pembangunanya bisa dilaksanakan tahun ini disusul pembangunan infrastruktur BBAT pada 2023.

“KKP bisa membangun itu, bila pembangunan berada di tanah KKP. Itu sebagai syarat agar kita bisa mengeksekusi anggaran,” terang Nono Hartanto.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu yang terhubung secara daring menyatakan, pada prinsipnya KKP siap mendukung Pembangunan BBAT Mesuji.

Terkait hibah lahan pembangunan, Haeru Rahayu meminta agar segera bisa diselesaikan dan tidak bermasalah di kemudian hari.

(ganta)

Follow me in social media: