Mulai 1 Februari 2025, Medical Check Up Gratis! Begini Cara dan Daftar Pemeriksaannya
Gantanews.co – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai 1 Februari 2025. Program ini bertujuan memberikan akses layanan kesehatan preventif kepada masyarakat tanpa biaya. Dengan anggaran mencapai Rp 4,7 triliun, program ini diharapkan dapat menjangkau 60 juta orang pada tahun pertama dan meningkat menjadi 200 juta penerima pada 2026.
Anggaran dan Sumber Dana
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, dana sebesar Rp 4,7 triliun berasal dari kombinasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dari total anggaran, Rp 1,3 triliun disumbangkan oleh APBD, sementara sisanya, Rp 3,4 triliun, berasal dari APBN.
“Anggaran ini akan disalurkan ke puskesmas di seluruh Indonesia untuk memastikan program ini berjalan lancar,” ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (1/2/2025).
Sasaran Program PKG
Program PKG dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok usia dengan fokus pemeriksaan yang berbeda-beda. Berikut rincian sasarannya:
- Bayi dan Anak (0-6 tahun): Pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk deteksi dini penyakit bawaan lahir.
- Anak Sekolah (7-17 tahun): Pemeriksaan kesehatan gigi, obesitas, dan masalah kesehatan remaja.
- Dewasa (18-59 tahun): Skrining kanker, hipertensi, diabetes, dan kesehatan jiwa.
- Lansia (60 tahun ke atas): Pemeriksaan risiko stroke, osteoporosis, dan penyakit degeneratif lainnya.
Menkes Budi menegaskan, program ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Daftar Pemeriksaan Berdasarkan Kelompok Usia
Berikut adalah daftar lengkap pemeriksaan yang akan dilakukan dalam program PKG:
1. Bayi dan Anak Usia 0-4 Tahun
- Hipotiroid kongenital
- Penyakit jantung bawaan kritis
- Hiperplasia adrenal kongenital
- Defisiensi G6PD
- Pertumbuhan dan Perkembangan
- Indera pendengaran
- Indera penglihatan
- Gigi dan mulut
- Talasemia
- Hati (Hepar)
2. Remaja Usia 7-17 Tahun
- Indera pendengaran
- Indera penglihatan
- Gigi dan mulut
- Talasemia
- Anemia
- Obesitas
- Diabetes melitus
- Hipertensi
- Paru-paru
- Kesehatan jiwa
- Kebugaran
- Hati (Hepar)
3. Dewasa Usia 18-39 Tahun
- Indera pendengaran
- Indera penglihatan
- Gigi dan mulut
- Obesitas
- Diabetes melitus
- Hipertensi
- Faktor risiko jantung dan stroke
- Penyakit ginjal kronis
- Paru-paru
- Kesehatan jiwa
- Kebugaran
- Kanker payudara
- Kanker leher rahim
- Hati (Hepar)
- Osteoporosis
4. Dewasa Usia 40-59 Tahun
- Indera pendengaran
- Indera penglihatan
- Gigi dan mulut
- Obesitas
- Diabetes melitus
- Hipertensi
- Kolesterol
- Faktor risiko stroke dan jantung
- Penyakit ginjal kronis
- Paru-paru
- Kesehatan jiwa
- Kebugaran
- Kanker payudara
- Kanker leher rahim
- Kanker usus
- Hati (Hepar)
- Osteoporosis
5. Lansia Usia 60 Tahun ke Atas
- Indera pendengaran
- Indera penglihatan
- Gigi dan mulut
- Obesitas
- Diabetes melitus
- Hipertensi
- Kolesterol
- Faktor risiko stroke dan jantung
- Penyakit ginjal kronis
- Paru-paru
- Kesehatan jiwa
- Kebugaran
- Kanker payudara
- Kanker leher rahim
- Kanker usus
- Geriatri
- Hati (Hepar)
- Osteoporosis
Cara Mengikuti Program PKG
Untuk memanfaatkan program ini, masyarakat dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Unduh Aplikasi SatuSehat: Aplikasi ini akan memberikan notifikasi jadwal pemeriksaan berdasarkan hari ulang tahun.
- Isi Kuesioner Kesehatan: Setelah mendaftar, peserta diminta mengisi kuesioner untuk menilai kondisi kesehatan.
- Dapatkan Tiket Pemeriksaan: Peserta akan menerima tiket berisi jadwal dan lokasi pemeriksaan.
- Datang ke Puskesmas: Bawa identitas diri seperti KTP, Kartu Keluarga, atau buku KIA untuk balita.
Bagi yang tidak memiliki ponsel atau kesulitan mengakses aplikasi, pendaftaran dapat dilakukan langsung di puskesmas terdekat.
Dukungan Aplikasi dan Layanan Tambahan
Selain aplikasi SatuSehat, masyarakat juga dapat mendaftar melalui JKN Mobile untuk mendapatkan notifikasi pemeriksaan kesehatan gratis. Bagi penderita hipertensi atau diabetes di atas 40 tahun, disarankan berpuasa 8-10 jam sebelum pemeriksaan.
Tujuan Jangka Panjang
Program PKG tidak hanya bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri. Dengan deteksi dini, diharapkan angka penyakit kronis dan kematian dini dapat ditekan.
“Ini adalah langkah besar untuk membangun budaya preventif di Indonesia,” tegas Menkes Budi. (red)