Misi Dagang dan Investasi Pemprov Lampung dan Jatim, Gubernur Arinal Sambut Hangat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

waktu baca 2 menit

GANTANEWS.CO, BAANDARR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan kerja sama perdagangan melalui misi dagang dan investasi guna memperluas serta melancarkan jaringan pasar bagi pelaku usaha.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyambut hangat Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa dan jajaran, atas pelaksanaan Misi Dagang ke Provinsi Lampung yang dihelat di Ballroom Swis-bell Hotel, Bandar Lampung, Senin (8/5/2023).

Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa di tengah perlambatan ekonomi global yang sedang menjadi ujian bagi banyak negara besar dunia, perekonomian Indonesia masih terus tumbuh dan inflasi terjaga pada tingkat yang relatif baik.  “Perekonomian Provinsi Lampung pada Tahun 2022 tumbuh sebesar 4,28% dan pernah mencapai pertumbuhan tertinggi secara nasional pada Triwulan II Tahun 2022 yaitu sebesar 9,12%,” ujar Gubernur Arinal.

Sebagai daerah yang masih bertumpu pada sektor agraris, lanjut Gubernur Arinal, Provinsi Lampung merupakan produsen utama secara nasional untuk beberapa komoditi pertanian, diantaranya Padi, Ubi Kayu, Nanas, Tebu, Lada, Kopi Robusta, Jagung, Pisang, dan lainnya.  
“Upaya peningkatan produksi dan kesejahteraan petani   dilaksanakan    melalui  Program Kartu Petani Berjaya, Hilirisasi produk unggulan, dan Pemberdayaan UMKM,” jelasnya.

Gubernur Arinal menyampaikan bahwa pada Tahun 2023 dan 2024, Program Prioritas Provinsi Lampung antara lain:
1. Program Kartu Petani Berjaya untuk memberikan kemudahan kepada petani dalam mendapatkan sarana bibit dan obat-obatan, pinjaman modal, pembinaan teknologi, dan beasiswa bagi anak petani;
2. Perbaikan infrastruktur prioritas yang mendukung pertumbuhan ekonomi ;
3. Pembangunan Kawasan pariwisata Bakauheni Harbour City dan UMKM Centre.
4. Pembangunan fasilitas olahraga GOR Saburai dan Sport Centre, serta Masjid Raya;
5. Pengembangan Smart Village.

Melalui kegiatan Misi Dagang ini, Gubernur Arinal meyakini kehadiran Ibu Gubernur dan para pelaku usaha dari Jawa Timur akan dapat memperluas jaringan pasar produk unggulan antar daerah, melalui kerjasama antar pelaku usaha.  Serta menjadi sarana untuk meningkatkan kerja sama strategis di sektor industri, perdagangan, pariwisata,  pemberdayaan UMKM, dan investasi.

Melalui Misi Dagang ini, Gubernur Jatim Hj. Khofifah Indar Parawansa berharap adanya sinergitas dan kolaborasi diantara seluruh pelaku dunia usaha, baik dari Jawa Timur maupun Lampung. Tidak hanya dari volumenya saja, tetapi juga peningkatan hilirisasinya.

Seperti diketahui, pada Misi dagang dan investasi antara Jatim dan Lampung telah dilakukan MoU dengan 11 OPD, 5 BUMD dan 2 asosiasi dari kedua provinsi yang diikuti 200 peserta, termasuk 51 pelaku usaha dari Jatim dan 100 pelaku usaha dari Lampung. (Adpim)

Follow me in social media:
iklan iklan