Minta Kejelasan Batas Desa, Tokoh Adat Desa Batu Balak Berniat Duduki Kantor Bupati Lamsel

Kantor Camat Rajabasa, Lampung Selatan

Surat Permintaan Audiensi Ke Bupati Mentok di Kantor Camat Rajabasa

GANTANEWS.CO, Lampung Selatan – Tokoh adat Desa Batu Balak Kecamatan Rajabasa bersama Masyarakat , pertanyakan progress surat audiensi Bupati, yang sampai saat ini tidak di tindak lanjuti oleh Camat Rajabasa Sabtudin.

Surat permintaan audiensi ke bupati itu disampaikan pada minggu lalu oleh tokoh adat didampingi tokoh masyarakat Desa Batu Balak saat mendatangi Kantor Camat Rajabasa.

Isi surat tokoh adat dan masyarakat meminta agar Camat Rajabasa Sabtudin segera menembuskan surat audiensi dengan Bupati Lamsel dalam satu minggu ke depan.

Namun permintaan tokoh adat dan masyarakat tersebut sepertinya hanya menjadi isapan jempol belaka, karena sudah satu minggu lebih surat yang di tembuskan melalui camat tidak ada kejelasan dan ketegasan dari Sabtudin, selaku Camat Rajabasa.

“Surat Audiensi sudah kami tembuskan, sesuai janji Camat Rajabasa dalam satu minggu akan menembuskan untuk kami warga Batu Balak bertatap muka langsung dengan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, namun sampai saat ini surat tersebut tidak kunjung ada kejelasan,” ucap Dalom Kusuma Bangsa selaku tokoh adat.

Masih kata Dalom Kusuma Bangsa, jika tak ada kejelasan maka pihaknya akan langsung menduduki kantor bupati untuk bertemu langsung.

“Kami bukan tidak bisa langsung menemui orang nomor satu di kabupaten itu, namun kami juga punya aturan dan menghargai Camat Rajabasa, agar tertib administrasi. Tapi tampaknya Camat Rajabasa tak serius untuk menyelesaikan masalah yang sudah dua tahun ini tak kunjung selesai,” tegasnya

Di tempat terpisah, Sabtudin selaku Camat Rajabasa saat dimintai keterangan terkait surat audiensi tersebut menjelaskan pihaknya harus musyawarah terlebih dahulu.

“Kita musyawarahkan dulu data batas masing-masing desa, kalau masih belum ada kesepakatan baru nanti kita ajukan untuk audensi dengan bupati. Data yang kita minta belum kita terima,” kilahnya.

Menanggapi alasan camat itu tokoh adat dan masyarakat Desa Batu Balak menganggap Camat Rajabasa tidak memahami aturan dan mengabaikan masalah yang dialami masyarakatnya.

“Kalau seperti ini sama saja kami dipermainkan, karena apa yang diminta sudah kami laksanakan namun setelah berkas kami lengkap sampai saat ini surat kami untuk audiensi tidak ada kejelasan pasti dari Camat Rajabasa,” tutupnya. (dendi)

Follow me in social media: