Mesuji Catat Kemajuan Signifikan di 2025, IPM Tertinggi Kenaikannya di Lampung hingga Kemiskinan Terendah
Gantanews.co – Pemerintah Kabupaten Mesuji mencatat sejumlah capaian positif dalam berbagai sektor pembangunan sepanjang tahun 2025. Mulai dari peningkatan status desa, kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, hingga membaiknya tata kelola pemerintahan menjadi indikator kemajuan daerah tersebut.
Di sektor pemberdayaan masyarakat dan desa, status pembangunan desa di Kabupaten Mesuji mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan data tahun 2025, Kabupaten Mesuji kini memiliki 21 desa mandiri, 56 desa maju, dan 28 desa berkembang, serta telah terbebas dari status desa tertinggal maupun sangat tertinggal.
Capaian ini turut mendorong Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Mesuji meningkat ke kategori maju, yang menunjukkan semakin membaiknya kualitas pembangunan dan kemandirian desa.
Tak hanya itu, sektor pembangunan manusia juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mesuji pada 2025 meningkat dari 68,59 menjadi 69,40 atau naik 0,81 poin. Meski masih menjadi daerah dengan IPM terendah di Provinsi Lampung, kenaikan tersebut tercatat sebagai yang tertinggi di tingkat provinsi, menunjukkan adanya percepatan pembangunan kualitas hidup masyarakat.
Keberhasilan pembangunan juga tercermin dari menurunnya angka kemiskinan. Pada 2025, tingkat kemiskinan di Kabupaten Mesuji berhasil ditekan dari 6,31 persen pada 2024 menjadi 5,92 persen, sekaligus menjadikannya sebagai angka kemiskinan terendah di Provinsi Lampung.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga mengalami penurunan dari 2,85 persen menjadi 2,68 persen, menandakan semakin terbukanya peluang kerja bagi masyarakat.
Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Mesuji terus mendorong peningkatan kualitas jalan daerah. Hingga tahun 2025, tingkat kemantapan jalan daerah tercatat mencapai 153,996 kilometer atau 30,09 persen dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 511,742 kilometer.
Pada aspek tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, reformasi birokrasi di Kabupaten Mesuji juga menunjukkan perkembangan positif. Nilai Reformasi Birokrasi meningkat dari 77,62 (kategori BB) pada 2024 menjadi 79,89 (kategori BB) pada 2025.
Selain itu, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) juga mengalami peningkatan dari 62,75 (kategori B) menjadi 63,69 (kategori B).
Wakil Bupati Mesuji menegaskan, berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa pelaksanaan program pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Berbagai indikator pembangunan menunjukkan hasil yang positif. Hal ini menjadi gambaran bahwa program-program pemerintah daerah berjalan dengan baik dan terus diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mesuji, yang menjadi bagian penting dalam mekanisme evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus bentuk akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Mesuji kepada DPRD dan masyarakat. (mintarso/adv)

