Komisi I DPR RI Sebut Ada Ketidakpatuhan di TNI, KSAD Jenderal Dudung Bilang Begini!

waktu baca 2 menit
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengecek personel akan bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini (PNG) Sektor Utara. (Antara)

GANTANEWS.CO – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman membantah ada masalah tidak harmonisnya hubungan dirinya dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Saya dengan Panglima TNI sampai sekarang masih baik-baik saja,” kata Dudung di Mabes AD, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022).

Isu soal hubungan Dudung dan Andika yang disharmoni sempat disinggung dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI yang digelar pada Senin (5/9/2022).

Isu disharmoni itu sebelumnya ramai di Rapat Kerja Komisi I DPR RI lantaran tidak hadirnya Jenderal Dudung dalam rapat itu.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi I DPR RI Efendi Simbolon sempat bicara panjang lebar dan mempertanyakan ketidakhadiran Dudung. Ia menilai ada ketidakpatuhan di TNI.

Menanggapi itu, Dudung menegaskan kalau dirinya harus absen pada Rapat Kerja Komisi I DPR RI lantaran mendapatkan perintah dari Andika untuk mengecek persiapan Batalyon Infanteri 143/TWEJ di Lampung.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memeriksa langsung kesiapan personel Yonif 143/TWEJ. Personel ini akan bertugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papua Nugini (PNG) Sektor Utara.

Dudung mengatakan pemeriksaan langsung dengan mengunjungi Batalyon Infanteri (Yonif) 143/Tri Wira Eka Jaya (TWEJ) di Lampung Selatan, Lampung, pada Senin (5/9/2022), untuk memastikan personel, materiil, dan aspek lainnya telah dipersiapkan secara baik oleh Yonif 143/TWEJ sebelum penugasan.

“Kita pastikan semua aspek terjaga dengan baik, terutama kemampuan, kesiapsiagaan, keterampilan prajurit, disiplin serta kepatuhan pada hukum, kesiapan alat perlengkapan, dan ‘sarpras’ (sarana dan prasarana) yang akan digunakan,” ujarnya saat memberikan arahan pada personel Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara Yonif 143/TWJ, seperti dilansir Antara.

Selain itu, tambah Dudung, kehadirannya bertujuan memberikan dukungan moril kepada prajurit yang berangkat melaksanakan penugasan, keluarga mereka, dan unsur tinggal atau komando rumah (korum).

Dalam kesempatan yang sama, Dudung juga menyampaikan bahwa saat ini TNI Angkatan Darat (AD) telah memenuhi kebutuhan operasi, khususnya perlengkapan perorangan, senjata, transportasi, dan kebutuhan operasi lainnya.

(ganta)

Follow me in social media:
iklan iklan