Ketua Marcab LMP Lampung Timur Permasalahkan Pembangunan Kolam Renang dan Lapangan Futsal Di Rumdin Bupati, Hingga Dugaan Bagi-bagi Proyek yang Sarat Nepotisme

waktu baca 3 menit

Gantanews.co, Lampung Timur – Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (Marcab LMP) Lampung Timur Amir Faisol, mempermasalahkan pembangunan gapura, taman, kolam renang hingga lapangan futsal di lingkungan rumah dinas (Rumdin) Bupati Lampung Timur, Rabu (1/12/2021).

Amir menambahkan, berdasarkan hasil investigasi yang telah dilakukannya dengan organisasi perangkat daerah terkait, membenarkan bahwa akan dibangunnya sarana rumah dinas bupati senilai total 12 miliar Rupiah. Hal itu menyakiti hati masyarakat terlebih pembangunan itu dilakukan ditengan pandemi global Covid-19.

“Kami Sangat sayangkan anggaran sebesar itu untuk pembangunan fisik di rumah dinas bupati Lampung Timur dengan berbagai item yang akan menelan nilai hampir 12 miliar itu terkesan sengaja menyakiti hati masyarakat,” kata Amir Faisol.

“Karena saat ini pembangunan infrastruktur di Lampung Timur belum merata, apalagi sudah dua tahun ini banyak sekali rencana pembangunan ditunda Karena minimnya anggaran yang terdampak dari pandemi covid-19,” ujarnya dengan kesal.

“Seharusnya nilai 12 miliar itu dapat digunakan untuk insfratruktur yang dapat menunjang perkembangan/pertumbuhan ekonomi atau pun untuk penunjang (seperti) sarana pertanian masyarakat di kabupaten yang kita cintai ini,” tandas Amir.

Menurutnya, dirinya telah melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, salah satunya kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lampung Timur.

Dilanjutkan olehnya, saat melakukan konfirmasi kepada Bapenda, Kepala Bidang Pendanaan dan Pengawasan Bapenda Lampung Timur Leny Puspito mengatakan jika pembangunan sarana-sarana itu merupakan prioritas/keinginan dari kepala daerah (bupati).

“Pembangunan selain dari prioritas permintaan pemerintah daerah juga dari hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di setiap kecamatan. Tapi yang lebih berhak menyampai hal ini adalah kepala Bapenda,” jelas Leny Puspito di ruang kerjanya.

“Karena semua di pembangunan ada porsi atau persentase antara permintaan pemerintah daerah dan kebutuhan masyarakat, untuk jumlah persentase saya kurang paham karena ada yang membidanginya sendiri,” pungkas Leny.

Dalam kesempatan itu, Amir juga mengungkapkan dugaan bagi-bagi proyek kepada orang-orang terdekat Bupati Lampng Timur.

Menurut Amir, Marcab LMP baru menemukan indikasi tiga proyek di Lampung Timur yang dikerjakan oleh orang-orang terdekat bupati

“Milik (dikerjakan) bendahara partai pimpinan Dawam Rahardjo,” ungkap Amir.

Ketiga proyek yang dimaksud Amir itu diantaranya proyek Peningkatan ruas jalan Kebon Damar- Karang Anyar di Kecamatan Mataram Baru dengan pagu anggaran 1,2 Milyar, pembangunan Puskesmas Kecamatan Waway Karya senilai 946 juta, dan proyek peningkatan ruas jalan Selorejo – Sumber gede Kecamatan Sekampung dengan nilai 460 juta.

“Tidak menutup kemungkinan kami akan kembali menemukan proyek-proyek yang diduga milik orang-orang penting atau orang dekat Bupati Lampung Timur,” pungkas Amir Faisol kepada sejumlah awak media.

Penelusuran Gantanews.co, jika yang dimaksud oleh Amir Faisol itu adalah Bendahara PKB Lampung Timur, maka merujuk kepada Ridharotul Aliyah yang saat ini menjabat Bendahara PKB Lampung Timur masa bakti 2021-2026.

Saat Gantanews.co mencoba melakukan konfirmasi kepada Ridha (panggilan Ridharotul Aliyah) melalui panggilan telepon dan instan messaging (WhatsApp), tidak mendapat jawaban. Selang beberapa menit kemudian, telepon selular Ridha dalam keadaan offline/mati. (baherman)

Follow me in social media:
iklan iklan