Kementan dan BAPPENAS Mulai Lirik Potensi Pertanian Kabupaten Mesuji

waktu baca 2 menit
Kepala Biro Gantanews tengah mewawancarai Koordinator Program dan Anggaran Biro Perencanaan Kementan RI Saefudin usai mengikuti FGD, Jumat (17/3/2023).

Catatan besarnya adalah, potensi pertanian yang cukup besar di Mesuji bisa dikembangkan lebih cepat dan memberi dampak besar kepada ekonomi daerah setempat bila infrastruktur jalan diperbaiki.

GANTANEWS, Mesuji – Kementerian Pertanian RI dan BAPPENAS meninjau lokasi prioritas panen raya padi di Desa Tirta Laga di Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, dilanjutkan mengikuti Fokus Group Discussion (FGD) Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) di Balai Desa Tanjung Mas Rejo Kecamatan Mesuji Timur, Jumat (17/3/2023).

Hasil dari kunjungan dua lembaga tingkat pusat ini diharapkan dapat memberi gambaran tentang potensi dan permasalahan pertanian khususnya padi di Mesuji sehingga pemerintah dapat menyusun kebutuhan yang menjadi prioritas masing-masing daerah.

Khusus Kabupaten Mesuji yang baru berusia 14 tahun, harus diakui masih memiliki permasalahan pelik untuk mengembangkan potensinya secara cepat. Kabupaten ini masih kesulitan keuangan lantaran akokasi APBD-nya kurang dari satu triliun.

Permasalahan rendahnya alokasi APBD Mesuji tersebut membuat Pemkab Mesuji mesti harus jungkir balik mengelola APBD-nya secara efektif dan efisien dan bergeriliya mendapatkan anggaran dari kementerian dan lembaga di pemerintahan pusat.

Bupati Mesuji Sulpakar, pun tak menutup-nutupi problematik menahun itu, bahkan dalam banyak kesempatan ia mempertontonkan betapa buruknya kualitas infrastruktur jalan di daerahnya, tentunya dengan harapan dapat menjadi perhatian pemerintah provinsi dan pusat.

Catatan besarnya adalah, potensi pertanian yang cukup besar di Mesuji bisa dikembangkan lebih cepat dan memberi dampak besar kepada ekonomi daerah setempat bila infrastruktur jalan diperbaiki.

Catatan besar itulah yang menjadi rujukan dan proposal yang diajukan Pemkab Mesuji yang sejak setahun terakhir sibuk mondar-mandir ke Jakarta, yakni menuntut alokasi anggaran untuk pembangunan daerah.

Kunjungan pejabat dari Kementerian Pertanian RI dan BAPPENAS ke Mesuji dapat dimaknai sebagai jawaban atas gelisahan Pemkab Mesuji.

Koordinator Program dan Anggaran Biro Perencanaan Kementan RI Saefudin usai mengikuti FGD mengatakan pihaknya memberikan perhatian terhadap peningkatan produksi pertanian padi di Mesuji dengan cara membangun infrastruktur jalan yang tersambung ke semua lokasi pertanian. “Kita akan upayakan hal itu di lokasi-lokasi prioritas. Kementerian PUPR kami minta mengikuti pergerakan sektor kementerian pertanian, “katanya, Jumat (17/3/2023).

(Mintarso)

Follow me in social media:
iklan