Kemensos Salurkan Bantuan Rp568 Juta untuk Korban Banjir Lampung

waktu baca 2 menit

Gantanews.co – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan senilai Rp568 juta kepada warga terdampak banjir di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya. Bantuan berupa logistik darurat ini telah dikirim dari Lumbung Sosial di Palembang dan tiba di Lampung pada Minggu (23/2).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin agar kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

“Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan cepat. Logistik sudah tiba di Lampung sejak kemarin dan langsung kami distribusikan,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Minggu (23/2).

Bantuan tersebut mencakup 2.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, 2 tenda serbaguna, 10 tenda keluarga portabel, 250 lembar tenda gulung, serta berbagai perlengkapan lain seperti kidsware, family kit, selimut, dan kasur. Bantuan ini disebar ke beberapa daerah terdampak, yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran.

Tambahan Bantuan untuk Kesiapsiagaan Bencana

Selain bantuan untuk korban banjir, Kemensos juga mengalokasikan dana senilai Rp1,495 miliar untuk kesiapsiagaan bencana di Provinsi Lampung. Bantuan ini meliputi 5.000 paket makanan siap saji, 1.000 paket lauk pauk siap saji, 3 unit tenda serbaguna, 25 unit tenda keluarga portabel, serta berbagai perlengkapan lain seperti tenda gulung, kidsware, family kit, selimut, dan kasur.

Gus Ipul menambahkan bahwa Kemensos juga menyiapkan santunan bagi korban meninggal serta bantuan pengobatan bagi korban luka akibat banjir.

“Kami ingin memastikan seluruh korban bencana mendapatkan bantuan secara cepat dan tepat. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

Banjir Genangi Ribuan Rumah, BMKG Keluarkan Peringatan

Banjir yang melanda Bandar Lampung telah merendam 2.181 rumah di tiga wilayah berbeda. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Tagana, TNI/Polri, serta berbagai pihak terkait, terus melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak di lokasi terdampak.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini bagi wilayah Bandar Lampung. Pada Minggu (23/2), curah hujan tinggi tercatat mencapai 50,6 mm sejak pukul 00.51 WIB. BMKG juga memprediksi bahwa hujan ringan hingga hujan petir masih berpotensi terjadi di seluruh kabupaten/kota di Lampung pada Senin (24/2). (red)

error: Content is protected !!