Kampung Mulya Agung Optimalkan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

waktu baca 2 menit
Kepala Kampung Mulya Agung, Nyoman Site

Gantanews.co – Pemerintah Kampung Mulya Agung, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan, terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa tahun anggaran berjalan untuk mendukung ketahanan pangan, bantuan sosial, serta pembangunan infrastruktur kampung.

Kepala Kampung Mulya Agung, Nyoman Sita, menjelaskan bahwa total pagu Dana Desa Kampung Mulya Agung mencapai sekitar Rp846 juta. Dari jumlah tersebut, sebesar 20 persen dialokasikan untuk program ketahanan pangan, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Untuk ketahanan pangan, nilainya kurang lebih Rp162 juta. Dana tersebut sudah kami serahkan kepada Ketua BUMDes melalui rekening BUMDes dan saat ini dikelola dalam bentuk usaha ayam petelur,” ujar Nyoman Sita, Rabu (21/1).

Ia menyampaikan, program ayam petelur tersebut saat ini masih dalam tahap proses. Ke depan, pengelolaan kandang dan hasil produksi akan sepenuhnya ditangani oleh BUMDes Kampung Mulya Agung.

“Sekarang ayam petelurnya masih berproses. Nanti bisa kita cek bersama kondisi kandang dan pengelolaannya karena ini langsung dikelola oleh BUMDes,” jelasnya.

BLT Dana Desa Tersalurkan ke 16 KPM

Selain ketahanan pangan, Dana Desa Kampung Mulya Agung juga digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Sebanyak 16 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan tersebut.

“Penyaluran BLT Dana Desa untuk 16 KPM sudah tersalurkan dan diselesaikan pada bulan November lalu,” kata Nyoman.

Pembangunan Fisik Tahap Pertama dan Kedua

Di sektor pembangunan fisik, Pemerintah Kampung Mulya Agung telah melaksanakan sejumlah kegiatan infrastruktur pada termin pertama. Kegiatan tersebut meliputi:

  • Pemasangan 12 tiang listrik menuju area makam

  • 6 tiang listrik berada di Dusun 3 RT 1

  • Pembangunan siring pasang sepanjang 100 meter

  • Penambahan kanopi Posyandu

Memasuki termin kedua, fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas jalan kampung.

“Pada tahap kedua, kami melakukan pengerasan dan perbaikan jalan, termasuk melapen jalan sepanjang kurang lebih 635 meter,” ungkapnya.

Insentif dan Kegiatan Lain Tetap Berjalan

Nyoman Sita menambahkan, selain program-program tersebut, Dana Desa juga digunakan untuk pembayaran insentif dan kegiatan lain yang mendukung operasional pemerintahan dan pelayanan masyarakat kampung.

“Masih ada kegiatan lain seperti penyaluran insentif dan kegiatan pendukung lainnya, namun tidak bisa kami sampaikan secara rinci di sini,” pungkasnya. (tv/red)