Ini Penyebab Inflasi Tipis-Tipis di Lampung

waktu baca 1 menit
Ilustrasi

GANTANEWS.CO, Bandarlampung – Dampak pandemi di Lampung belum sampai mempengaruhi gerak harga sejumlah barang terindeks perhitungan inflasi/deflasi. Naik turun harga masih relatif sangat tipis, terutama pada kelompok makanan dan minuman.

Seperti dilaporkan Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, Indesk Harga Konsumen (IHK) Lampung mengalami kenaikan dari 106,90 pada Agustus 2021 menjadi 106,96 pada September 2021. IHK yang menaik tipis mendorong terjadinya inflasi, namun sangat tipis, yakni 0,05 persen.

Inflasi 0,05 persen dipicu oleh lima kelompok, yakni kelompok transportasi yang mengalami inflasi sebesar 0,81 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,23 persen, kelompok kesehatan 0,13 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,06 persen, dan kelompok perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga 0,05 persen.

Sebaliknya tiga kelompok lainnya yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami penurunan indeks (deflasi) sebesar 0,10 persen, yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,16 persen, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,69 persen.

Sementara, tiga kelompok lainnya yaitu kelompok pakaian dan alas kaki, kelompok pendidikan, dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya tidak mengalami perubahan indeks.

Inflasi September 0.05 persen di Lampung terpantau dari dua kota, Bandarlampung dan Kota Metro, dimana hasilnya kontras yakni Bandarlampung mengalami inflasi sebesar 0,07 persen, sebaliknya Kota Metro deflasi sebesar 0,11 persen.(ADIP)

Follow me in social media:
iklan