Golkar Lampung Tengah Buka Penjaringan Calon Ketua DPD Periode 2026–2031, Ini Jadwal dan Syaratnya
Gantanews.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah resmi membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Lampung Tengah periode 2026–2031. Proses penjaringan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni 4–5 Februari 2026.
Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Lampung Tengah, Isa Ansori, mengatakan penjaringan calon ketua dibuka secara luas bagi seluruh kader terbaik Partai Golkar Lampung Tengah yang memenuhi persyaratan organisasi.
“Penjaringan ini kami buka seluas-luasnya bagi kader Partai Golkar Lampung Tengah yang siap mengabdikan diri dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” ujar Isa Ansori.
Ia menjelaskan, pengambilan dan pengembalian formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Lampung Tengah dilakukan pada 4–5 Februari 2026, mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB, bertempat di Kantor DPD Partai Golkar Lampung Tengah.
Lebih lanjut, Isa memaparkan terdapat 10 kriteria utama yang harus dipenuhi oleh bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Lampung Tengah. Beberapa di antaranya adalah aktif sebagai anggota Partai Golkar minimal lima tahun, berpendidikan minimal Diploma Tiga (D3), memiliki integritas dan kapabilitas kepemimpinan, berpengalaman dalam kepengurusan partai, serta mengantongi dukungan minimal 30 persen suara.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Lampung Tengah, Febriyantoni, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Lampung Tengah yang akan digelar pada 7 Februari 2026 akan berjalan secara demokratis, transparan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan.
“Partai Golkar siap menyelenggarakan Musda XI dengan penuh semangat riang gembira, demokratis, transparan, dan sesuai dengan aturan organisasi,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Musda XI Partai Golkar Lampung Tengah akan menjadi forum untuk memilih Ketua DPD Partai Golkar Lampung Tengah periode 2026–2031, sekaligus momentum konsolidasi internal partai dalam menyongsong agenda politik ke depan. (dny)
