Dosen dan Tenaga Pendidik UIN dan ITERA Telah divaksin Covid-19

waktu baca 3 menit
Dosen dan Tenaga Kependidikan ITERA Divaksin Covid-19, Kamis (25/03/2021)

Gantanews.co, Bandar Lampung – Sebanyak 388 dosen dan tenaga kependidikan (Tendik) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menerima vaksin Covid-19 tahap 1, Kamis (25/03/2021).

Dengan menerapkan protokol kesehatan, pemberian vaksin kepada dosen dan Tendik Itera terbagi menjadi empat sesi dan dilaksanakan di Aula Gedung Kuliah Umum ITERA.

Vaksinasi bagi Dosen dan Tendik ITERA merupakan hasil kerjasama ITERA dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Bandar Negara Husada.

Dibuka oleh Rektor ITERA yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr-Ing. Mitra Djamal, kegiatan itu juga dihadiri oleh Direktur RSUD Bandar Negara Husada yang diwakili Kabid Pelayanan RS Bandar Negara Husada dr. Sri Aryanti, M.Kes. Selain itu, hadir juga Kepala Biro Umum dan Akademik ITERA drh. Sri Sulistiowati, M.M.

Dalam sambutannya, Prof. Mitra Djamal menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan yang telah memberikan vaksin bagi dosen dan Tendik ITERA. Menurut Prof. Mitra Djamal, vaksinasi tersebut sangat diharapkan, selain untuk melakukan pencegahan dampak dari Covid-19, juga guna mempersiapkan perkuliahan secara langsung di ITERA.

“Dirjen Dikti Kemdikbud mensyaratkan agar seluruh dosen dan tenaga kependidikan di Kampus harus sudah divaksin semua agar bisa melakukan perkuliahan secara langsung, untuk itu kami mewajibkan seluruh dosen dan tendik untuk divaksin,” ujar Prof. Mitra Djamal.

Prof. Mitra Djamal menambahkan, kegiatan vaksinasi berjalan lancar, dan pandemi pandemi Covid-19 di Indonesia dapat segera berlalu, sehingga kegiatan perkuliahan dapat kembali lancar.

Sementara itu, Kabid Pelayanan RS Bandar Negara Husada dr. Sri Aryanti, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya menjalankan program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih berlangsung di Indonesia dan negara lain. Untuk itu Dinkes melaksanakan beberapa kegiatan, termasuk sosialisasi dan penyuluhan, termasuk melakukan vaksinasi.

“Vaksinasi adalah bagian dari kegiatan pencegahan, dengan tujuan mengurangi risiko kematian akibat Covid-19, dan membangun kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat, serta mencegah perluasan Covid-19,” ujar dr. Sri Aryanti.

dr. Sri Aryanti mengharapkan partisipasi masyarakat, sehingga selain dapat melindungi diri sendiri, vaksinasi juga diharapkan dapat melindungi masyarakat. Menurut dr. Sri Aryanti vaksin yang digunakan sudah melalui uji klinis dan dijamin keamanannya oleh pemerintah. Hanya, ada beberapa efek samping yang kemungkinan ditimbulkan, seperti mengantuk, mual, selanjutnya demam, sakit kepala, hingga diare.

“Untuk itu kami sudah mengantisipasi, agar setelah vaksin diberikan peserta tidak langsung pulang, dan terlebih dahulu mengikuti evaluasi,” sambung dr. Sri Aryanti.

Ia berharap, agar imunisasi berjalan lancar  dan kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar seluruh civitas akademika ITERA dalam mengantisipasi pandemi Covid-19 secara bersama-sama. Setelah menjalani vaksinasi, para civitas akademika ITERA juga diminta tetap patuh menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Vaksinasi ke-2 dijadwalkan dilaksanakan 14 hari setelah vaksin pertama.

Sebelumnya, Sebanyak 800 dosen dan Tendik Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung divaksinasi Covid-19, Rabu (17/3/2021). Baca: https://gantanews.co/uin-raden-intan-lampung-gelar-kick-off-vaksinasi-covid/

Dibagi dalam empat sesi dan dengan menerapkan protokol kesehatan, pemberian vaksin jenis Sinovac (CoronaVac) dosis I bagi dosen dan Tendik dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) kampus setempat.

Diketahui, UIN Raden Intan Lampung adalah kampus pertama di Lampung yang melaksanakan vaksinasi Covid-19. Hal Ini diungkapkan oleh Rektor UIN, Prof. Dr. Moh Mukri, M.Ag. “Alhamdulillah kita mendapat kuota sebanyak 800 orang. Kami juga ucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, RSUD Abdul Moeloek, serta pihak lain yang telah menyukseskan vaksinasi ini, “ujarnya. (red)

Follow me in social media: