Diduga Tidak Bisa Berenang, Anak 9 Tahun Terseret Arus Saat Sedang Mandi di Sungai

waktu baca 1 menit
Foto: Petugas masih mencari korban yang hilang terseret arus sungai. (Tim)

Bandar Lampung – Seorang anak berusia sembilan tahun atas nama Rey Arjio Pratama, hilang terseret arus sungai, di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, Senin (1/6) sore. Hingga Senin malam, petugas gabungan dibantu warga masih mencari keberadaan korban.

Petugas Kepolisian, TNI, dan Basarnas telah melakukan pencarian korban sejauh sekitar sepuluh kilometer, dari titik hilangnya korban, yakni di sungai Kuala Panjang. Petugas mengerahkan peralatan pencarian, seperti perahu karet dan alat menyelam. Namun, kondisi arus yang masih deras usai diguyur hujan serta minimnya penerangan, menyulitkan petugas dalam pencarian.

Menurut Kapolsek Tanjung Karang Timur AKP Doni Aryanto, korban awalnya mandi bersama teman-temannya di sungai. “Saat arus deras, korban yang ternyata tidak bisa berenang, tertinggal oleh kawan-kawannya, sehingga ia terseret arus sungai,” ungkap Doni.

Warga yang awalnya mendengar teriakan teman-teman korban, mencoba membantu mencari. “Namun karena arus sangat deras, kami hanya bisa mencari dalam jarak dekat, dan belum ditemukan tanda-tanda adanya korban,” ungkap Usman, warga setempat.

Pencarian korban terus dilakukan petugas gabungan. Namun, karena kondisi yang tidak memungkinkan, petugas memutuskan akan meneruskan pencarian pada esok hari, hingga ke muara laut Kuala Panjang, Bandar Lampung. (Tim)

Follow me in social media:
iklan