BMKG Lampung: Musim Kemarau Picu Penurunan Suhu di Malam Hari

waktu baca 2 menit
Tugu Adipura di Kota Bandar Lampung pada malam hari

Gantanews.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengumumkan bahwa dimulainya musim kemarau di Provinsi Lampung menyebabkan penurunan suhu di sebagian wilayah. Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, menjelaskan penurunan suhu ini lebih terasa pada sore hingga malam hari.

“Saat malam hari, tutupan awan sangat minim, sehingga gelombang panjang radiasi matahari yang dipancarkan kembali oleh bumi tidak mengalami hambatan dan menjadi lebih maksimal. Hal ini mengakibatkan penurunan suhu pada malam hari lebih optimum dibandingkan saat musim hujan,” katanya seperti dikutip dari laman Antara pada Jumat (19/7/2024)

Rudi menambahkan bahwa penurunan suhu ini tidak dipengaruhi oleh fenomena Aphelion maupun Perihelion, melainkan akibat perubahan menuju musim kemarau dan puncak musim kemarau.

“Fenomena Aphelion maupun Perihelion merupakan fenomena yang siklusional, berulang terjadi karena pengaruh bentuk orbit bumi mengelilingi matahari yang cenderung oval. Kalau penurunan suhu ini memang karena kemarau,” jelasnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Lampung, beberapa daerah di Provinsi Lampung diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di malam hari. Daerah tersebut meliputi Kabupaten Pesawaran, Lampung Timur, Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Tanggamus, dan Pesisir Barat. Meskipun demikian, musim kemarau tetap mendominasi.

Perkiraan Suhu dan Puncak Kemarau

BMKG Lampung juga merilis perkiraan suhu udara di wilayah Lampung. Suhu di wilayah Lampung bagian barat diperkirakan berkisar antara 18 hingga 30 derajat Celcius, sementara wilayah lainnya berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius.

Puncak musim kemarau di Provinsi Lampung diprediksi terjadi pada bulan Juli, Agustus, dan Oktober. Berikut adalah detail perkiraan puncak musim kemarau di beberapa wilayah:

  • Juli: Sebagian besar Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang Barat, Waykanan, Lampung Utara, Lampung Barat, Pesisir Barat, serta sebagian kecil area di Kabupaten Tanggamus, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang.
  • Agustus: Sebagian besar Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Kota Metro, Bandar Lampung, dan sebagian Pringsewu, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang.
  • Oktober: Sebagian daerah di Kabupaten Tanggamus, Pringsewu, serta sebagian besar Kabupaten Pesawaran.

Dengan informasi yang diberikan BMKG Lampung, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap perubahan suhu dan kondisi cuaca yang terjadi selama musim kemarau ini. Persiapan yang baik dan pemantauan cuaca secara berkala dapat membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan dalam menghadapi perubahan cuaca. (red)