Benny HN Mansyur Takjub dengan Masyarakat Gedung Pakuon Konsisten Kembangkan Budaya

waktu baca 3 menit
Anggota DPRD Kota Bandarlampung Benny HN Mansyur melakukan sosialisasi IPWK di Kelurahan Gedung Pakuon Telukbetung Selatan. (foto : ist)

GANTANEWS, Bandarlampung – Anggota DPRD Kota Bandarlampung H. Benny HN Mansyur, SH, melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Kelurahan Gedung Pakuon Kecamatan Telukbetung Selatan (TBS), Sabtu (18/3/2023).

Benny mengatakan, bahwa kehadiran dirinya di Kelurahan Gedung Pakuon melaksanakan IPWK karena perintah Undang-undang, bukan kegiatan partai.

Benny juga Ketua Fraksi Partai Golkar ini, takjub dengan masyarakat Gedung Pakuon tetap mengembangkan budaya dimana ini merupakan nilai-nilai Pancasila. “Luar biasa nilai Pancasila di Gedung Pakuon ini sangat terasa. Budaya masyarakatnya sangat kental, dalam tatanan kehidupan bermasyarakat dan menyelesaikan segala sesuatu di Gedung Pakuon dilaksanakan secara musyawarah,” ujar Benny.

Selain itu, Benny juga senang kegiatan IPWK di Kelurahan Gedung Pakuon
yang berlokasi di padepokan Pencak Silat Budaya Bangsa Betung Putra, dihadiri aparatur, Lurah Gedung Pakuon Supian, Babhinsa Nanang Ansori, Kepala Lingkungan dan para RT, tokoh agama dan masyarakat.

Benny mengatakan, pembinaan IPWK memberika pencerahan kepada masyarakat yang selama ini sudah mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Narasumber dosen Universitas Bandar Lampung (UBL) Ansori, SH, MH, mengajak masyarakat agar mengingatkan anak-anak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Jangan tinggalkan nilai Pancasila karena tidak bertentangan Al-Quran dan Hadits.

Ansori mengatakan, Pancasila yang lahir 1 Juni 1945, sebagai perekat bangsa. Saat ini kita sudah dipengaruhi oleh budaya individualistik. Karena itu, Pancasila yang sangat otentik dengan perkembangan zaman, nilai-nilai yang terkandung di dalam perlu terus diterapkan.

Di dalam Pancasila ada nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yaitu nilai agama dan nilai kemasyarakatan (hablu minallah dan hablu minannas). Di dalam Pancasila juga ada nilai norma bagaimana kita menjadi masyarakat yang berlaku sopan santun bermoral dalam kehidupan bermasyarakat.

Ansori juga mengingatkan kepada peserta terutama ibu-ibu jangan mudah mengeshare informasi-informasi yang belum jelas. Apalagi informasi yang sifatnya menjelekkan atau menghina orang lain, karena akan berurusan hukum.

Narasumber Rudi Antoni, SH, MH, dosen FH Universitas Tulang Bawang (UTB) Lampung, menyampaikan, Pancasila sebagai pondasi. Sebuah bangsa sangat butuh dengan Ideologi. Ideologi di dunia ada 2 yaitu, ada yang menganut Ideologi Liberal dan Sosialis. Paham Liberal, negara ini masyarakatnya dikenal dengan indifidualisme. Kemudian, paham Sosialis. Paham ini digunakan oleh negara-negara Eropa Timur dan sebagian negara Asia.

Negara Indonesia Ideologi Pancasila, para pendiri Bangsa ini sangat luar biasa dengan menggali nilai luhur bangsa dengan Ideologi Pancasila. Benar-benar ideologi yang original dari budaya bangsa.

Nilai Pancasila sangat up todate sampai saat ini. UUD telah mengalami amandemen. Tapi Ideologi Pancasila tidak bisa diamandemen. “Pancasila sebagai kebutuhan dalam hidup, semoga kita akan lebih baik,” ujar Rudi.

“Sebagai bagian bangsa kita punya tanggungjawab untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila karena tidak ada salah dalam Pancasila. (*)

Follow me in social media:
iklan