Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Bandar Lampung Jelang Berbuka Puasa, Warga Tak Sempat Siapkan Makanan

waktu baca 3 menit

Gantanews.co – Hujan deras yang mengguyur sejak siang hari membuat sejumlah wilayah di Kota Bandar Lampung dilanda banjir pada Jumat sore (6/3), tepat menjelang waktu berbuka puasa.

Air hujan yang terus mengguyur menyebabkan genangan dengan cepat meluas dan masuk ke permukiman warga. Bahkan di beberapa titik, air sudah merendam bagian dalam rumah, sehingga berbagai perabotan rumah tangga ikut terendam.

Kasur, pakaian, hingga perlengkapan dapur terlihat basah dan tergenang air. Warga pun bergegas menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi.

Banjir dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan di Bandar Lampung, di antaranya Rajabasa, Kedaton, Sukarame, Sukabumi, Tanjung Senang, serta Karang Anyar di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Genangan air yang datang secara tiba-tiba membuat aktivitas warga terganggu, terlebih karena banjir terjadi menjelang waktu berbuka puasa. Beberapa warga mengaku tidak sempat lagi menyiapkan makanan karena dapur rumah mereka sudah lebih dulu terendam.

Salah satu warga Sukarame, Paiman, mengatakan air masuk ke rumahnya dengan sangat cepat sehingga ia bersama keluarga harus segera menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah.

“Airnya datang cepat sekali ke rumah. Kami langsung sibuk mengangkat kasur dan barang-barang. Untuk masak buka puasa sudah tidak sempat lagi karena dapur sudah terendam,” ujar Paiman.

Kondisi tersebut membuat suasana di lingkungan warga sempat panik. Selain menyelamatkan perabotan rumah tangga, warga juga harus membersihkan rumah dari genangan air yang terus masuk.

Di beberapa lokasi, warga terlihat bekerja sama membersihkan saluran air serta berusaha mengalirkan genangan agar tidak semakin tinggi. Sebagian lainnya memilih menunggu air surut sambil tetap mengawasi barang-barang di dalam rumah.

Tak hanya merendam permukiman, banjir juga berdampak pada arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bandar Lampung. Kendaraan terpaksa melaju pelan karena genangan air cukup tinggi di beberapa titik jalan.

Kondisi ini sempat menyebabkan antrean kendaraan dan kemacetan, terutama pada waktu sore hari ketika aktivitas masyarakat meningkat menjelang waktu berbuka puasa.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah penanganan agar banjir tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Menurut warga, persoalan drainase yang kurang optimal serta tingginya intensitas hujan sering kali membuat beberapa wilayah di Bandar Lampung rawan tergenang air.

Mereka berharap ada perbaikan sistem drainase dan langkah antisipasi lainnya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, terutama saat musim hujan yang masih berlangsung.

Bagi warga yang terdampak, banjir yang datang menjelang waktu berbuka puasa ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan, karena selain harus menghadapi genangan air, mereka juga harus menunda berbagai aktivitas rumah tangga di tengah suasana Ramadan. (red)