Ada Bantuan Rp10 Juta per Orang Untuk Alumni Prakerja, Buruan Diambil Di Bank

Ilustrasi Kartu Prakerja

Gantanews.co, Bandar Lampung – Bantuan pemerintah kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 terus dibagikan. Pandemi Covid-19 yang menyebabkan perekonomian Indonesia porak poranda mengakibatkan banyak warga yang kehilangan pekerjaan.

Kartu Prakerja yang merupakan bantuan pemerintah pada masyarakat dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Kartu Prakerja merupakan program dari pemerintah untuk para pencari kerja hingga pekerja yang terdampak Covid-109. Sejak pertama kali dibuka pendaftarannya pada 11 April 2020, saat ini Kartu Prakerja  sudah mencapai gelombang 15.

Melansir Antara (6/3/2021), Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari menyebut 35 persen penerima Kartu Prakerja yang dahulunya tidak bekerja, 17 persen di antaranya telah menjadi wirausaha.

Jumlah alumni Kartu Prakerja yang setelah mengikuti pelatihan  memulai berwirausaha sekitar 19.500 orang. Mereka ini yang diantaranya berkesempatan menerima bantuan tambahan KUR super mikro sebesar Rp10 juta per orang.

“Data ini kami berikan kepada Kemenko Perekonomian untuk menjadi program lanjutan atau program graduasi bagi penerima program Kartu Prakerja setelah mereka menjadi wirausahawan,” kata dia.

Berdasarkan hal tersebut, pemerintah menggelontorkan bantuan kepada para wirausaha-wirausaha baru itu berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro yang besarannya mencapai Rp10 juta per orang.

Lantas siapa saja yang bisa menerima bantuan itu?

Dikutip dari Kompas.com, bantuan diberikan kepada alumni program Prakerja Gelombang 1-12 di tahun 2020 yang setelah mengikuti pelatihan memilih berwirausaha.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Kemenko Perekonomian, Rudy Salahuddin mengatakan dalam dialog Kartu Prakerja (10/3/2021), ada 5,9 juta orang penerima SK Kartu Prakerja.

Dijelaskan Rudy Salahuddin, bantuan yang merupakan program lanjutan ini nantinya dapat dimanfaatkan penerima sebagai tambahan modal dalam menjalankan usahanya.

“Jika pelaku usaha dari alumni Kartu Prakerja ingin meningkatkan kualitas dan skala produksinya dan membutuhkan tambahan modal, maka program KUR ini bisa digunakan untuk menaikkan skala usaha mereka ke depan,” ujar Rudy.

Bantuan KUR super mikro itu bisa diakses dibeberapa bank atau lembaga pembiayaan, salah satunya adalah BRI.

Para alumni Kartu Prakerja gelombang 1-12 yang memenuhi kriteria dapat mengajukan bantuan pinjaman ini. Kriteria itu, yakni menjalankan wirausaha dan telah mengikuti pelatihan.

Pengajuan pinjaman dapat dilakukan dengan mendatangi kantor BRI terdekat atau melalui online dengan mengunjungi laman https://kur.bri.co.id/

Berdasarkan informasi yang Gantanews.co kumpulkan saat mengunjungi salah satu kantor BRI di Bandar Lampung, Selasa (23/03/2021), ada beberapa syarat yang harus dilengkapi bagi mereka yang usahanya berjalan kurang dari enam bulan. Persyaratan-persyaratan itu adalah:

  1. Bersedia mengikuti pendampingan
  2. Bersedia mengikuti pelatihan kewirausahaan
  3. Tergabung dalam kelompok usaha
  4. Memiliki anggota keluarga yang mempunyai usaha produktif dan layak

Secara umum, persyaratan yang harus dipenuhi adalah:

  1. Surat Keterangan Usaha dari kelurahan dan RT/RW
  2. Menerangkan jenis usaha dan lama usaha yang dijalankan

Sedangkan skema bantuan pinjaman usaha ini yakni:

  1. Plafon pinjaman sampai dengan Rp10 juta
  2. Jangka waktu kredit maksimal tiga tahun untuk Kredit Modal Kerja (KMK) dan maksimal lima tahun untuk Kredit Investasi (KI)
  3. Suku bunga efektif 6 persen per tahun

(red/ev)