JPN Lampung Tengah Gelar Raker Perdana, Perkuat Peran Perempuan Berdaya dan Progresif

waktu baca 3 menit

Gantanews.co – Jaringan Perempuan Nahdliyin (JPN) Kabupaten Lampung Tengah menggelar rapat kerja (Raker) dan koordinasi perdana sebagai langkah awal memperkuat arah gerak organisasi. Kegiatan ini berlangsung di Saung Enggal, Kecamatan Kotagajah, Sabtu (1/8/2026), dengan mengusung tema “Bersinergi, Berdaya, Bergerak, untuk Perempuan Nahdliyin yang Berkemajuan”.

Raker tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Lampung Tengah Binti Lutfiah, Dewan Pertimbangan JPN Meri Andriani, Ketua DPC PKB Lampung Tengah yang juga Dewan Pakar JPN dr. Uswatun Hasanah, serta Ketua DPC JPN Lampung Tengah Nyai Siti Hotimatul Saadah, S.Pd., Gr., bersama jajaran pengurus dan anggota.

Ketua DPC JPN Lampung Tengah, Nyai Siti Hotimatul Saadah, menyampaikan bahwa rapat kerja perdana ini menjadi momentum penting untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat soliditas kepengurusan.

“Raker ini menjadi langkah awal untuk merumuskan program kerja yang terarah. Kami juga memohon bimbingan dari para dewan pakar, dewan pertimbangan, serta seluruh pihak agar JPN Lampung Tengah dapat berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan organisasi ke depan masih terdapat kekurangan.

Sementara itu, Dewan Pakar JPN Lampung Tengah, dr. Uswatun Hasanah, menegaskan bahwa JPN merupakan organisasi terbuka bagi seluruh perempuan dan hadir untuk memperkuat silaturahmi kebangsaan sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, peran perempuan saat ini semakin strategis, tidak hanya dalam lingkup domestik, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi keluarga.

“Perempuan hari ini banyak yang menjadi tulang punggung keluarga. Karena itu, JPN harus mampu menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar organisasi seremonial,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh pengurus untuk aktif melahirkan ide dan inovasi yang dapat diwujudkan dalam program kerja berkelanjutan.

“Program tidak perlu muluk-muluk, yang penting berjalan. JPN harus kreatif dan mampu membuka peluang, termasuk akses permodalan melalui kerja sama dengan APIMSA maupun perbankan,” tambahnya.

Selain itu, dr. Uswatun menekankan pentingnya percepatan pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan guna memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.

Dukungan penuh juga disampaikan Dewan Pertimbangan JPN, Meri Andriani. Ia menyebut JPN ke depan akan diperkuat dengan berbagai program sosial dan keagamaan.

“Ada bantuan untuk guru ngaji, santri tahfiz, bantuan sosial, hingga program ziarah Wali Songo bagi anggota aktif. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus membesarkan organisasi,” ungkapnya.

Apresiasi turut disampaikan Anggota DPRD Lampung Tengah, Binti Lutfiah. Ia menilai JPN memiliki potensi besar menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang mampu menghadirkan program nyata di tengah masyarakat.

“JPN adalah organisasi mandiri dan tidak berafiliasi dengan partai politik. Ini membuka peluang bagi siapa saja, termasuk ASN dan PPPK, untuk berkontribusi. Yang terpenting adalah programnya memberikan manfaat nyata,” kata Binti.

Ia juga mendorong agar JPN menghadirkan kegiatan konkret, seperti pengajian akbar, pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan rumah sakit, edukasi pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren, hingga pemilihan Duta Santri Lampung Tengah.

Dalam rapat kerja tersebut, pengurus JPN Lampung Tengah menyepakati sejumlah keputusan strategis, antara lain:

  • Pembentukan kepengurusan PAC JPN di 28 kecamatan dengan komposisi 5–11 pengurus.
  • Target pembentukan seluruh PAC selesai pada Agustus 2026.
  • Pelantikan serentak pengurus PC dan PAC yang akan disinergikan dengan kegiatan APIMSA.
  • Pembentukan tim media untuk memperkuat publikasi melalui platform digital seperti TikTok, Facebook, dan Instagram.

Melalui rapat kerja perdana ini, JPN Lampung Tengah menegaskan komitmennya menjadi organisasi perempuan yang aktif, mandiri, dan progresif dalam mendorong pemberdayaan perempuan serta berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah. (dny)