Puskesmas Serupa Indah Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat dan Perorangan, dari Posyandu hingga USG Gratis
Gantanews.co – Puskesmas Serupa Indah terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui berbagai program berbasis komunitas dan layanan kesehatan perorangan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Puskesmas Serupa Indah, Ns. Suardi Ahmad, S.Kep., M.M., dalam wawancara terkait program dan layanan yang dijalankan.
Menurut Suardi Ahmad, Puskesmas Serupa Indah yang berada di Jalan Nakula Sadewa No. 02, Kampung Serupa Indah, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan menjalankan dua pendekatan utama dalam pelayanan kesehatan, yakni Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) dan layanan kesehatan perorangan.
Pada layanan berbasis masyarakat, berbagai kegiatan dilakukan melalui Posyandu yang menyasar berbagai kelompok usia.
“Posyandu yang kami jalankan terdiri dari Posyandu Lansia, Posyandu Balita, Posbindu untuk usia 15 hingga 60 tahun, serta Posyandu Ibu Hamil yang bertujuan mencegah angka kematian ibu dan anak,” jelasnya, Selasa (30/06).
Selain itu, Puskesmas juga aktif dalam upaya kesehatan lingkungan, seperti inspeksi ke tempat-tempat umum, rumah ibadah, dan sekolah. Kegiatan ini bertujuan memastikan lingkungan tetap sehat dan aman bagi masyarakat.
Di sektor pendidikan, Puskesmas Serupa Indah turut melakukan berbagai kegiatan seperti screening kesehatan bagi siswa, pengawasan kantin sehat, serta edukasi kesehatan di sekolah-sekolah.
Sementara itu, untuk layanan kesehatan perorangan, Puskesmas Serupa Indah menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari pelayanan USG gratis, rawat inap, layanan ambulans, hingga ruang perawatan dengan kelas 1, kelas 2, dan kelas 3. Selain itu, tersedia pula layanan laboratorium untuk menunjang diagnosis medis.
“Semua layanan ini juga didukung oleh 12 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, Puskesmas Serupa Indah juga fokus pada program kesehatan ibu dan anak, penanganan stunting, serta pemantauan gizi anak. Data anak dengan kondisi gizi kurang akan dimasukkan ke dalam aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat (PPGM) untuk penanganan lebih lanjut.
Tak hanya itu, program penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM) juga menjadi bagian penting dalam layanan yang diberikan, seiring meningkatnya kasus penyakit seperti hipertensi dan diabetes di masyarakat.
Suardi Ahmad menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan program kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
“Masih banyak program kesehatan yang kami jalankan, dan semuanya bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (tim)


