Rumah Ditinggal Solat dan Yasinan, Maling Gasak Uang Rp2 Juta Milik Warga Perumahan Singkep Village Sukabumi

waktu baca 2 menit

BANDAR LAMPUNG – Aksi pencurian kembali terjadi di kawasan Perumahan Singkep Village, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 19.25 WIB.

Seorang warga berinisial Dio (23) kehilangan uang tunai sebesar Rp2 juta. Padahal uang itu disimpan rapi di dalam saku celana yang diletakkan di teras rumahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima gantanews.co, sebelum kejadian Dio baru saja pulang bekerja. Kemudian ia bersiap menuju masjid untuk salat dilanjutkan yasinan di rumah tetangganya.

Dalam kondisi rumah kosong dan hitungan menit, pelaku diduga memanfaatkan situasi mendatangi kediaman korban dan beraksi.

“Setelah pulang kerja, saya langsung bersiap ke masjid. Setelah itu, saya menghadiri yasinan dan tahlilan di rumah tetangga. Saya tidak menyangka uang yang ada di saku celana yang saya letakkan di teras justru hilang saat saya pergi,” ujar Dio, Selasa (16/6).

Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan pelaku berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Awalnya, pelaku terlihat memeriksa meja yang berada di bawah kamera pengawas, namun tidak menemukan barang berharga.

Saat hendak meninggalkan lokasi, pelaku melihat celana yang terletak di atas kursi teras. Pelaku kemudian mengambil uang tunai yang tersimpan di dalam saku celana tersebut sebelum melarikan diri.

“Saya baru mengetahui uang itu hilang setelah pulang ke rumah dan memeriksa saku celana. Setelah melihat rekaman CCTV, terlihat jelas pelaku mengambil uang tersebut,” kata Dio.

Tidak ditemukan tanda-tanda pembobolan maupun kerusakan pada rumah korban. Pelaku diduga hanya mengincar barang berharga yang berada di area terbuka.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pengurus RT setempat. Berdasarkan keterangan salah seorang warga berinisial D, pelaku diduga merupakan seorang pemuda yang sebelumnya beberapa kali terlibat kasus pencurian kotak amal di lingkungan sekitar.

“Informasinya, pelaku sudah pernah tertangkap karena kasus pencurian kotak amal lebih dari satu kali,” ujar D.

Warga berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama sekaligus menjadi pengingat agar lebih waspada dalam menyimpan barang berharga, terutama saat meninggalkan rumah, meski hanya dalam waktu singkat. (Eka)