Hari Lahir Pancasila 2026: Jenggis Khan Haikal Bacakan Pembukaan UUD 1945 di Upacara Pemkab Lampung Selatan
Gantanews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Kalianda, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia”, serta dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, TNI, hingga ratusan peserta dari kalangan ASN, pelajar, dan mahasiswa.
Dalam prosesi tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Jenggis Khan Haikal, mendapat kehormatan membacakan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Momen ini menjadi bagian penting dalam rangkaian upacara yang sarat makna kebangsaan.
Pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 dilakukan setelah Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, memimpin pembacaan teks Pancasila, yang sebelumnya diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.
Suasana sakral terasa saat Komandan Upacara, Kapten Inf Tatang Sulaiman yang juga menjabat Danramil 421-04 Kalianda, menyampaikan laporan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan momen mengheningkan cipta.
Kehadiran Jenggis Khan Haikal sebagai pembaca teks konstitusi negara tersebut mencerminkan peran legislatif dalam menjaga nilai-nilai dasar bangsa, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam momentum nasional.
Upacara ini juga dihadiri oleh Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah.
Turut hadir Wakil Ketua TP PKK Lampung Selatan Rheny Apriyani dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ratna Yanuana Supriyanto.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Nilai-nilai Pancasila harus kita jadikan landasan utama dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Semoga momentum Hari Lahir Pancasila ini semakin memperkuat persatuan kita,” ujar Syaiful.
Ia juga menyoroti tantangan di era modern, khususnya di bidang ekonomi dan teknologi, yang harus diimbangi dengan penguatan nilai ideologi bangsa.
Menurutnya, setiap kebijakan publik harus berpihak kepada rakyat dan mampu melindungi kelompok yang lemah, sehingga Pancasila tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, Indra Zul Qodri.
Peringatan Hari Lahir Pancasila ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan daerah. (rls/DS)
