Perampokan Brutal di Lampung Tengah, Istri Pemilik Toko Tewas, Suami Luka Parah

waktu baca 2 menit
Olah TKP kejadian perampokan disertai kekerasan di Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah (foto: ist)

Gantanews.co – – Aksi perampokan disertai kekerasan terjadi di Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, pada Jumat (21/3/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.

Korban, DS (54), pemilik toko sembako, ditemukan dalam kondisi luka parah, sementara istrinya, SLD (46), tewas dengan luka serius di kepala akibat hantaman benda tumpul. Polisi saat ini masih memburu para pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

Kronologi Perampokan

Kapolsek Seputih Surabaya, AKP Mahdum Yazin, yang mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat seorang pelaku berpura-pura membeli minuman di toko korban. Ketika DS tengah melayani, pelaku tiba-tiba memukulnya dari belakang dengan botol minuman hingga korban jatuh dan tidak sadarkan diri.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menjerat leher DS dengan tali dan menyeretnya ke dalam gudang. Korban baru sadar sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan segera meminta bantuan kepada seorang saksi bernama Maryatin. Saat saksi tiba di lokasi, mereka menemukan SLD sudah tidak bernyawa di atas kasur dengan luka lebam di mata kiri serta cedera parah di kepala.

Pelaku Gasak Uang dan Barang Berharga

Selain merenggut nyawa SLD, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga, antara lain uang tunai sekitar Rp 50 juta, satu unit HP Realme, satu unit HP Vivo, serta satu unit mesin ADC BRI beserta kartu ATM korban.

Tim Gabungan Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah dan Polsek Seputih Surabaya saat ini terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. AKP Mahdum Yazin menegaskan bahwa pihak kepolisian akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan,” ujar AKP Mahdum Yazin.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan bukti serta memeriksa saksi-saksi guna mempercepat pengungkapan kasus perampokan keji ini. (denny)

error: Content is protected !!