29 Juta Warga Indonesia Di-PHK Selama Corona

GANTANEWS.CO, Jakarta – Ada sekitar 15,2 persen warga mengalami PHK selama masa Pandemi covid-19. Dari total sekitar 190 juta orang dewasa, jumlah warga yang terkena PHK akibat Corona ini sekitar 29 juta orang.

Begitu hasil survey yang dilakukan Saifulmujani Research & Consulting (SMRC) dalam surveinya tentang PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) di Masa Covid-19 dan Sikap Publik Terhadap Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional”.

SMRC telah melakukan jumlah survei nasional dengan memilih sampel secara random dari populasi pemilih (WNI yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah). Seluruh responden dalam survei tersebut diwawancarai dengan tatap muka.

Wawancara dilakukan mulai tanggal 22-25 Maret 2020 dan berakhir pada 22-24 Juli dengan total 2211 responden.

Warga yang mengalami PHK cukup merata diseluruh lapisan usia, pendidikan, pendapatan, dan desa-kota. PHK paling banyak terjadi di DKI-Banten (31%), selanjutnya Sumatera (26%). Jumlah PHK ini sangat besar dan butuh perhatian pemerintah.

Untuk mengatasi kondisi ekonomi yang memburuk dan masalah Covid-19, pemerintah membentuk “Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional” yang pelaksanaannya dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir (Ketua Pelaksana).

Namun baru sekitar 28% warga yang tahu atau pernah mendengar bahwa Presiden telah membentuk lembaga tersebut. Umumnya warga tidak tahu.

Gelombang PHK di tengah kondisi kasus Covid-19 yang terus meningkat adalah masalah nyata yang harus diatasi. (rara)