Musrenbang di Jati Agung, Nanang Pesan Masyarakat Tidak Lagi Terkotak-kotak

GANTANEWS.CO, Lampung Selatan – Kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Jati Agung digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Desa Margorejo Kecamatan Jati Agung, Selasa (02/03/2021).

Musrenbang yang digelar dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022  dibuka langsung oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.

Musrenbang kali ini diselenggarakan secara minimalis dengan peserta terbatas sesuai protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Terlihat di lokasi Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamsel (Nanang-Pandu) kompak hadir pada musyawarah tertinggi tingkat kecamatan tersebut.

Turut hadir pula Sekretaris Daerah Lamsel, Thamrin, S.Sos, MM, Anggota DPRD Lamsel Fraksi PAN, Baiquni Aka Sanjaya S.T., M.T, Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerindra Amelia Nanda Sari S.H, para pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, serta Uspika Jati Agung.

Pada kesempatan tersebut Bupati Lamsel, H. Nanang Ermanto menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan masyarakat Jati Agung untuk pasangan (Nanang-Pandu).

“Pertama saya ingin menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan oleh masyarakat. Mari kita hilangkan segala perbedaan. Jangan sampai kita terkotak-kotak. Ayo bersama-sama kita membangun Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini agar terwujud masyarakat Lampung Selatan yang berintegritas, maju dan sejahtera,” ucapnya.

Nanang menyampaikan, Pemerintah Daerah telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp46 miliar untuk Kecamatan Jati Agung. Ia juga berharap agar apa yang dihasilkan dalam forum musrenbang tersebut dapat menjaring aspirasi masyarakat sehingga program yang dihasilkan merupakan kegiatan yang menjadi prioritas/acuan dalam pembangunan di tahun mendatang.

“Kita harus mensyukuri adanya Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Dalam menyusun perencanaan pembangunan, dibutuhkan sinkronisasi yang baik antara rencana Pemerintah Pusat dengan rencana Pemerintah Daerah. Untuk itu saya berharap partisipasi semua kekuatan atau pelaku pembangunan yang ada dalam masyarakat untuk secara bersama-sama merumuskan program dan kegiatan yang menjadi skala prioritas di Kecamatan Jati Agung,” jelasnya. (dendi)