Ketua K3S Raman Utara Lamtim Dituding Pungli

GANTANEWS.CO, LAMPUNG TIMUR – Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur, Tohari, diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap pihak Sekolah Dasar se-Kecamatan Raman Utara.

Informasi tersebut didapat dari beberapa Kepala Sekolah. Dugaan Praktek pungli itu  terjadi kepada 33 Sekolah yang ada di kecamatan Raman Utara.

“Se-kecamatan Raman Utara ini ada sekitar 3.700 murid, besaran pungutan tergantung jumlah murid, ini sudah sekian kali dengan jumlah bervariasi, dianjurkan dibebankan pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekolah,” ungkap salah satu kepala sekolah, Kamis (15/04/2021)

Berdasarkan informasi yang didapat, Tahun 2020 lalu untuk kegiatan Komunitas/kelompok kegiatan profesional bagi guru  (KKG), pihak K3S memungut dana Rp13 ribu per murid, dan untuk kegiatan K3S dipungut sebesar Rp16 ribu.

“Yang jelas sampai sekarang kami selaku kepala sekolah tidak tau penggunaan dana yang dipungut K3S tersebut,” jelas satu Kepala Sekolah sambil meminta namanya dirahasiakan.

Pungutan tahun 2021 ini meningkat. Untuk KKG sebesar Rp4500, dan kegiatan kegiatan K3S Rp.4500.

“Padahal dana yang dipungut  tahun kemarin saja belum jelas pengunaannya, ini sudah memungut dana lagi,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Ketua K3S Kecamatan Raman Utara, Tohari menyampaikan terkait dana  KKG yang dikeluhkan tersebut sebenarnya tidak masalah, karena KKG itu sudah dilaksanakan.

“Terkait dana untuk operasional K3S itu memang ada dan dana itu digunakan pengurus K3S sebagai dana operasional kalau ada kegiatan seperti rapat atau pengurusan berkas,” jawabnya.

Tohari mengaku akan membuka semua permainan jika hal tersebut dipermasalahkan.

“Jadi kalau ini dipermasalahkan maka tentu akan saya buka semua permainan yang ada dari sekolah sampai jenjang atas,” ungkapnya. (Ahmad)