Eva Dwiana Penuhi Janji – Normalisasi Sungai Sebagai Upaya Agar Bandar Lampung Tidak Banjir Lagi

Gantanews.co, Bandar Lampung – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Rabu sore meninjau langsung proses pengerukan sedimen di sungai Way Awi, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim, Rabu, (17/3/2021).

Pengerukan sedimen yang ada di sungai Way Awi tersebut merupakan tahap awal Eva Dwiana mengatasi banjir yang terjadi akibat meluapnya air sungai, juga akan melakukan grebek sungai, bersama–sama melakukan pengerukan.

“Rencananya, Bunda juga akan melakukan grebek sungai hari Jum’at  bersama dengan teman-teman Pemerintah Kota, mudah-mudah seluruh wilayah Kota Bandar Lampung tidak ada banjir lagi,” ungkap Eva

“Bunda juga tadi sudah memberikan arahan sedikit kepada ibu-ibu jangan buang sampah sembarangan, ada reward nya nanti,” tambahnya.

Walikota yang kerap disapa Bunda Eva ini juga mengatakan pengerukan sungai yang akan dilakukan ditargetkan memiliki kedalam sampai 1,5 meter.

“Semua sungai yang ada disini, akan dikeruk, agar semua sungai di Kota Bandar Lampung lancar semua, gak ada banjir-banjir, makanya doain bunda semua,” ungkap Eva

“Bunda juga minta tolong pada wartawan dimana sungai yang memang kami belum paham, disini wartawan bisa memberikan informasi pada bunda, biar tidak ada banjir lagi,” tambahnya.

Eva Dwiana menambahkan,  pihaknya akan memberikan pelatihan kepada ibu-ibu mengenai pengolahan sampah.

“Ibu-ibu kan mau kita kasih pelatihan pengolahan sampah seperti apa, doain kita juga setiap keluruhan akan ada tong pengangkat sampah agar pengangkutan sampah lebih cepat, sampah basah, sampah kering,” ungkap Eva.

“Bunda tidak akan memberikan sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, kasih pengertian saja karena keberhasilan kota tanpa masyarakat itu tidak bisa, kerjasama antara pemerintah kota dengan masyarakat itu harus berjalan,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung Rizky Agung mengatakan, pengerukan sedimen yang ada di sungai Way Awi ini dilakukan sepanjang 50 meter.

“Kedalaman sekitar 1,5 meter dari atas air, sepanjang kurang lebih 50 meter, karena kesulitan kita sebenarnya akses untuk alat berat itu bergerak, tapi nanti kita lihat lagi semoga bisa dikerjakan dan bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Rizky.

“Personil yang turun nanti sekitar 75 orang lebih, normalisasi nya bertahap karena tenaga kita juga tidak bisa mengcover sekaligus bersamaan, sementara ada 5 titik sungai yakni, Way Lunik, Prasanti, Bumiwaras, Tanjung Seneng, Kampung Rawang dan masih banyak lagi nanti,” tambahnya. (dea)