Ada Kadernya Berpulang, Demokrat Sewot dengan Bupati Lampura dan Jajaran

GANTANEWS.CO, Lampung utara – Ketua DPC Demokrat Kabupaten Lampung Utara Muhammad Yusrizal tengah dibuat sewot dengan Bupati Lampung Utara, Budi Utomo beserta jajarannya.

Kedongkolan Partai Demokrat dipicu oleh ketidakhadiran bupati di pemakaman salah satu kader Demokrat, Edi Sarnobi. Almarhum sebelumnya merupakan Ketua Fraksi Demokrat di DPRD Lampura.

“Sebagai mitra kerja legislatif, semestinya eksekutif peduli manakala mitranya sedang dilanda musibah. Tapi perwakilannya saja pun tidak hadir. Ini fakta. Tidak ada sedikitpun kepedulian pihak eksekutif terhadap keluarga almarhum,” kata Yusrizal.

Yusrizal mengakui selama ini dirinya sedang berdiam diri. Namun melihat fenomena ini membuatnya angkat bicara.

“Kami tidak mengharap apa-apa. Kehadiran pihak eksekutif sudah menandakan mitra kerja yang baik. Tapi ternyata semua membuat saya pribadi kecewa. Saya bicara ini bukan karena semata-mata yang meninggal kader Demokrat, tapi ini dasar kemanusiaan,” katanya.

Melihat kondisi ini, Yusrizal mengukur seberapa luas arti kata dari kata “mitra kerja’ antara legislatif dan eksekutif.

“Apakah sebatas hubungan kerja tanpa mengedepankan kemanusiaan atau hubungan karena kepentingan saja. Ini akan menjadi pembelajaran buat kita semua, khususnya DPC Demokrat agar ke depan lebih mengerti makna dari mitra kerja,” katanya.

“Sekali lagi saya sampaikan rasa kecewa yang saya ungkapkan bukan karna yang meninggal adalah kader demokrat namun anggota legislatif yang notabene mitra kerja eksekutif. Dengan demikian, nanti suatu saat, saya yang akan ajarkan Bupati Budi Utomo bagaimana memaknai arti “MITRA KERJA’,” kata Yusrizal.

Sampai berita ini dipublish belum ada jawaban dari pihak eksekutif baik Bupati Budi Utomo maupun Sekdakab. Ponsel bupati tak aktif, sementara Sekda sedang rapat.

“Bapak sedang rapat Bang nanti aja, telepon lagi” jawab ajudannya saat menjawab telepon Sekdakab yang tinggal di dalam mobil. (Hamsah)